nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pemeriksaan Polisi, Dua Pasien Meninggal di Panti Rehabilitasi "Penyiksaan" Binjai

Erie Prasetyo, Jurnalis · Jum'at 06 Januari 2017 07:08 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 01 06 340 1584533 pemeriksaan-polisi-dua-pasien-meninggal-di-panti-rehabilitasi-penyiksaan-binjai-O3ZNpYBPVC.jpg Ilustrasi

MEDAN - Sempat beredar isu lima orang tewas akibat disiksa di panti rehabilitasi narkoba di Kota Binjai. Namun, hal itu berbeda dengan hasil penyelidikan polisi.

"Dari hasil penyelidikan yang kami lakukan, dua yang meninggal. Itu pun meninggal karena sakit," kata Kasat Reskrim Polres Binjai AKP Ismawansa, Kamis (5/1/2017).

Ia mengungkapkan, kedua pasien itu berinisial M, warga Simalingkar, dan A, warga Kota Binjai. "Keduanya meninggal kurang lebih satu tahun yang lalu. Keduanya juga sudah diserahkan kepada pihak keluarga. Sejauh ini belum ada tuntutan dari pihak keluarga," ujarnya.

Disinggung indikasi pasien meninggal yang dikubur di areal yayasan, Ismawansa langsung menepis hal tersebut. "Itu cuma isu. Sudah kita lidik dan geledah kemarin, hasilnya nihil," tutur AKP Ismawansa.

Sebelumnya, panti rehabilitasi Yayasan Kasih Anugerah Bangsa milik Pendeta Sempurna diduga memperlakukan para pasien dengan kejam. Sebanyak 158 pasien panti rehabilitasi narkoba dirantai dan dipukuli selama berbulan-bulan.

Tindakan tak berperikemanusiaan para petugas panti rehabilitasi narkoba di Kota Binjai itu akhirnya dibongkar oleh Pemko Binjai, Polres Binjai, Kodim 0203/LKT dan BNN Binjai pada Rabu 28 Desember 2016.

Akibatnya, Sempurna dan 4 stafnya ditangkap polisi karena diduga menyiksa para pasien rehabilitasi narkoba.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini