nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tak Terima Ditegur, Anggota DPRD Memaki Petugas Bandara Sultan Thaha Jambi

Nanang Fahrurozi, Jurnalis · Minggu 08 Januari 2017 23:03 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 01 08 340 1586276 tak-terima-ditegur-anggota-dprd-memaki-petugas-bandara-sultan-thaha-jambi-LSl32J8Wbo.jpg Surat permintaah maaf dari Salam untuk tidak melakukan hal yang sama. Foto Ist

JAMBI - Seorang oknum anggota DPRD Provinsi Jambi, Sabtu malam terlibat keributan di parkiran Bandara Sultan Thaha Jambi.

Anggota DPRD Provinsi Jambi yang diketahui bernama Salam melakukan perbuatan tindakan tidak menyenangkan dengan cara melakukan sentuhan ke wajah seorang petugas bandara, tepatnya di depan ruang costumer servis center (CSC).

Aksi itu beredar di Youtubedengan durasi lebih kurang dua menit dan diunggah atas nama akun mata-mata pada Sabtu 7 Januari 2017.

"Kamu tau dak aku siapo (kamu tahu tidak siapa aku), aku ini anggota DPRD Provinsi, tau dak kau (tahu tidak kamu)," ujar anggota DPRD yang diketahui bernama Salam tersebut, sambil membentak dan menunjuk petugas bandara.

Dalam video amatir itu terlihat, Salam memaki lantaran petugas bandara hanya menegur secara halus anggota DPRD tersebut, agar memindahkan mobil yang diparkirnya di depan CSC.

Merasa tidak terima dan tersinggung, dengan arogannya oknum tersebut terus meghardik petugas yang hanya terdiam.

"Kau nih tau dak aku cuma sebentar, jangan cuma karena kau pake baju ini (seragam bandara) sok-sokan kau. Kau tau dak siapo aku," hardik Salam sekali lagi, seperti yang tergambar dalam video itu.

Sementara itu Indra Operation Services Manager Bandara Sultan Thaha saat dikonfirmasi kepada sejumlah wartawan, menjelaskan awal mula hal yang memicu sikap kurang terpuji sang wakil rakyat.

"Anggota AVSEC kita menegur yang bersangkutan, agar memindahkan mobilnya yang di parkir di area drop zone, namun tidak terima sehingga terjadi cekcok," ujarnya.

Terkait aksi sentuhan yang dilakukan oknum, Indra mengatakan hal itu bukan tamparan melainkan hanya ingin menjewer namun anggota AVSEC mengelak. "Tidak menampar, dia mau jewer namun ngelak," tambah Indra.

Pihak bandara yang mengetahui kejadian tersebut, terus datang dan melerainya untuk dimediasi.

"Kita ajak ke ruangan supaya tidak menjadi tontonan, tapi beliau sudah menyadari setelah kita jelaskan dan beliau udah buat surat pernyataan tidak mengulanginya lagi," tambah Indra.

Akibat peristiwa tersebut, pihak bandara juga sudah menghubungi Ketua DPRD Provinsi Jambi untuk melayangkan protes keras karena sikap arogansi anggotanya.

"Menurut Ketua DPRD katanya akan diserahkan ke pihak Badan Kehormatan (BK) DPRD untuk ditindak lanjuti," imbuh Indra.

Saat kejadian Salam ke Bandara guna menjemput keluarganya. Namun, Dia tampak memakirkan kendaraannya lebih kurang lima menit tanpa ada kegiatan apapun.

"Kalau untuk di dropzone, tidak boleh parkir kecuali ada aktifitas turun naik penumpang. Nah beliau tidak ada aktifitas makanya kita tegur," jelas Indra.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini