Pasca-Diserang Babi Hutan, Pemerintah Minta Warga Tapanuli Selatan Waspada

Zia Ulhaq, Koran SI · Senin 09 Januari 2017 00:05 WIB
https: img.okezone.com content 2017 01 08 340 1586308 pasca-diserang-babi-hutan-pemerintah-minta-warga-tapanuli-selatan-waspada-jlM7nzDRoJ.jpg Korban yang diserang babi hutan. Foto zia Ulhaq/Okezone

TAPSEL – Pasca-mengamuknya seekor babi hutan di Dusun 1, Desa Aek Pardomuan, Kecamatan Angkola Sangkunur, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara (Sumut), pemerintah setempat meminta agar warga berjaga-jaga. Alasannya, hingga saat ini babi hutan tersebut belum dapat diamankan.

"Saya sudah meminta warga agar berjaga-jaga dan tetap waspada, karena babi hutan yang menyerang perkampungan itu belum dapat diamankan,"ungkap Camat Angkola Sangkunur, M Zain Ritonga, kepada ketika dihubungi.

Dijelaskannya, sudah menjadi kebiasaan masyarakat setempat berburu babi hutan, namun diduga babi yang mereka buru dendam terhadap sikap warga dan langsung menyerang perkampungan.

Lebih lanjut dia mengatakan, hingga saat ini babi hutan di kawasan tersebut masih sering ditemukan. Bahkan, babi liar itu kerap merusak tanaman milik warga, sehingga masyarakat setempat harus memburu babi untuk melindungi kebun mereka. "Kadang, mereka berburu babi karena terpaksa. Sebab binatang yang diharamkan itu sering merusak tanaman milik warga," ujarnya.

"Kalau rencana untuk berburu belum ada, tapi saya sudah meminta warga agar meningkatkan kewaspadaanya," imbuhnya.

Sekedar informasi, pada Sabtu 7 Januari 2017, seekor babi hutan nekat menyerang perkampungan warga di Dusun I, Desa Pardomuan, Tapsel. Babi dengan bobot 50 kilogram itu menyerang salah satu keluarga yang berada di daerah itu. Akibatnya, salah seorang warga mengalami luka serius dan harus menjalani perawatan intensif di RSUD Padangsidimpuan.

Korban yang mengalami luka parah tersebut bernama Heslahagu (54). Dia mengalami luma robek pada tangan dan kaki. Menurut P Hutagalung (48), istri korban mengatakan, sebelum kejadian, dia bersama suami dan anaknya sedang duduk-duduk di halaman depan rumah mereka. Selang beberapa menit, tiba-tiba seekor babi langsung datang dari arah belakang rumah dan menyerang mereka. Dia sempat terjatuh karena menghindar dari serangan babi hutan itu.

Selanjutnya, melihat dia terjatuh, babi hutan itu langsung menyerang. Beruntung, Heslahagu datang dan melindunginya. Selanjutnya, babi hutan itu langsung menyerang suaminya, akibatnya, korban mengalami luka robek pada bagian tangan dan kaki."Kalau suami saya tidak menolang, mungkin saya akan mati dipijak babi itu, karena babi itu sangat besar,"ujarnya.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini