Baru Dilantik, Presiden Ghana Diprotes Gara-Gara Pidato Jiplakan

Rahman Asmardika, Jurnalis · Senin 09 Januari 2017 04:32 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 01 09 18 1586395 baru-dilantik-presiden-ghana-dikritik-gara-gara-pidato-jiplakan-5KiWner9gV.jpg Presiden baru Ghana, Nana Akufo-Addo dalam upacara inaugurasinya di Independence Square, Accra, Ghana, 7 Januari 2017. (Foto: Reuters/Luc Gnago)

ACCRA – Baru saja dilantik menjadi presiden baru Ghana, Nana Akufo- Addo sudah diterjang kritik dan protes. Pasalnya, terungkap pidato yang disampaikannya pada upacara pelantikan adalah hasil plagiat dari pidato Presiden Amerika Serikat (AS) Bill Clinton dan George W. Bush.

Protes di media sosial dan nasional itu menutupi momen kemenangan Nana yang sebelumnya telah dua kali gagal menjadi orang nomor satu di Ghana. Skandal pidato ini juga menjadi bagian memalukan bagi partainya, Partai Patriotik Baru (NPP) yang membanggakan diri pada kompetensi profesional dan kepemimpinannya.

“Saya meminta Anda untuk menjadi rakyat, rakyat bukanlah penonton, rakyat bukanlah bawahan, rakyat yang bertanggung jawab membangun komunitas dan negara kita,” demikian baris pertama pidato Nana yang hampir identik dengan pidato inaugurasi Bush pada 2001.

Sedangkan baris kedua yang berbunyi: “ Meski tantangan kita menakutkan, begitu juga dengan kekuatan kita. Rakyat Ghana telah gelisah, mencari-cari dan berharap dan kita harus menjadikan visi dan kehendak rakyat yang datang sebelum kita sebagai tugas kita hari ini,” mirip dengan pidato pelantikan Bill Clinton pada 1993.

Direktur Komunikasi Kepresidenan Ghana, Eugene Ahrin menyampaikan permintaan maaf terkait dugaan penjiplakan ini melalui Facebook. Eugene mengatakan, hal itu merupakan sebuah kelalaian dan bukan kesengajaan.

Namun, sebagian pihak merasa insiden ini tidak akan memiliki pengaruh besar dalam perpolitikan negara itu.

“Ini adalah panggilan untuk bangkit dan ada transisi dari pemimpin oposisi ke kepresidenan dan saya yakin Nana Akufo-Addo akan lebih berhati-hati di masa mendatang,” kata penulis dan pembuat jajak pendapat Ben Ephson kepada Reuters, Senin (9/1/2017).

Nana Akufo-Addo dilantik menjadi presiden baru Ghana pada Jumat, 7 Januari 2017 setelah meraih kemenangan meyakinkan dalam pemilihan presiden Desember 2016. Pria berusia 72 tahun itu sebelumnya mencalonkan diri pada 2008 dan 2012 namun gagal dalam dua kesempatan tersebut.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini