Share

Penyebab Gempa 5,3 SR di Pesisir Selatan

Rus Akbar, Okezone · Senin 09 Januari 2017 21:03 WIB
https: img.okezone.com content 2017 01 09 340 1587222 penyebab-gempa-5-3-sr-di-pesisir-selatan-0IegnzsbF6.jpg Foto: Ilustrasi

PADANG – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis kembali gempa yang terjadi pukul 18.28 WIB, wilayah Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat. Hasil pemutakhiran analisa BMKG diketahui gempa bumi tersebut berkekuatan 5,3 SR dengan kedalaman 69 km.

“Sebelumnya BMKG  mengeluarkan kekuatan gempa dengan magnitude 5,5 SR,  episenter pada koordinat 1,69 Lintang Selatan dan 100,31 Bujur Timur, jadi hasil analisa terakhir gempa tersebut berkekuatan 5,3 SR,” katanya, Senin (9/1/2017).

Gempa bumi di Pesisir Selatan jika ditinjau dari kedalaman hiposenternya adalagh jenis gempa bumi menengah, sehingga wajar jika guncangannya dirasakan dalam wilayah yang luas. Penyebab gempa karena aktivitas subduksi lempeng Indo Australia terhadap lempeng Eurasia. Dari hasil analisis mekanisme fokal, gempa bumi ini mempunyai mekanisme sesar naik,” terangnya.

Peta tingkat guncangan, BMKG menunjukan bahwa dampak gempa bumi dirasakan hampir semua orang (skala SIG II yang setara dengan skala III - IV MMI), dapat terjadi pada daerah yang berdekatan dengan sumber gempa di wilayah Sumatra Barat, mulai Padang Panjang, Kota Padang, Batusangkar, Teluk Bayur, Pariaman, Sungai Penuh sampai dengan Painan. Wilayah Bengkulu di daerah Mukomuko  juga merasakan serupa II SIG,  begitu juga sebagian besar kepulauan Mentawai seperti daerah Tuapeijat dan sekitarnya.

“Selain itu gempa ini juga dirasakan luas di wilayah lain dengan intensitas lebih kecil antara II-III MMI. Hal ini sesuai dengan laporan masyarakat bahwa gempa ini dirasakan Pesisir Selatan II SIG-BMKG (IV MMI), Padang II SIG-BMKG (III-IV MMI), Pariaman II SIG-BMKG (III MMI), PadangPanjang-Bukittinggi I SIG-BMKG (II  MMI). Sampai saat ini belum ada laporan kerusakan dari lapangan,” jelasnya.

Dengan kedalaman hiposenter menengah dan kekuatan gempa yang relatif kecil, gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami. “Hasil monitoring BMKG hingga saat ini belum terjadi gempa bumi susulan. Untuk itu kepada masyarakat diimbau agar tetap tenang, dan terus mengikuti arahan BPBD dan informasi dari BMKG. Khusus masyarakat di daerah pesisir pantai barat Pulau Sumatera dan sekitarnya dihimbau agar tidak terpancing isu mengingat gempabumi yang terjadi tidak berpotensi tsunami,” pungkasnya.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini