nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tak Terima Diberhentikan Sepihak, 263 Guru Honorer Demo

Agregasi Antara, Jurnalis · Senin 09 Januari 2017 13:51 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 01 09 65 1586724 tak-terima-diberhentikan-sepihak-263-guru-honorer-demo-NqHQLKJJcu.jpg Foto: Ilustrasi Okezone

BIAK - Sebanyak 263 tenaga guru kontrak Kabupaten Biak Numfor, Papua yang diberhentikan sepihak Pemerintah Kabupaten Biak Numnfor, Papua per 31 desember 2016 melakukan aksi demo damai ke Gedung DPRD setempat, Senin (9/1/2017).

Aksi seratusan guru kontrak dipimpin koordinasi aksi demo Merly Rumaropen melakukan jalan kaki dari Taman Mandouw menuju Gedung DPRD Biak di Jalan Mapapahit.

Juru bicara guru kontrak, Merly mengatakan, pemutusan kontrak kerja guru dilakukan Pemkab Biak Numfor patut dipertanyakan karena diumumkan lewat media radio.

"Kami sangat keberatan dengan pemutusan kerja sepihak dilakukan Kadis Pendidikan. Ya, kami menuntut salinan SK tahun 2015-2016 untuk diserahakan," ujarnya.

Pada pernyataan sikap berisikan sembilan tuntutan sebanyak 273 guru kontrak mendesak DPRD dapat memperjuangkan nasib tenaga guru yang menjadi motor penggerak pendidikan anak di berbagai kampung dan distrik.

"Kami butuh perpanjangan kerja untuk mendidik anak-anak di kampung supaya menjadi manusia Papua yang cerdas, pintar dan sehat," harap Demianus, salah satu guru kontrak lain saat berdemo ke Gedung DPRD.

Sementara itu, Ketua DPRD Biak Zeth Sandy mengakui, pemberhentian seratusan tenaga guru kontrak sangat memprihatikan dilakukan Pemkab Biak Numfor.

"DPRD sebagai wakil rakyat menerima aspirasi masyarakat untuk diteruskan kepada pemkab dan instansi terkait guna mengetahui alasan pemberhentian 263 guru kontrak Biak di penghunjung tahun 31 Desember 2016," ujar Ketua DPRD menerima guru kontra yang berdemo.

(sus)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini