nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Alokasi Anggaran Rp3,4 Miliar, Pemecatan Guru Honorer Perlu Ditinjau Ulang

Agregasi Antara, Jurnalis · Senin 09 Januari 2017 14:31 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 01 09 65 1586771 alokasi-dana-rp3-4-miliar-pemecatan-guru-honorer-perlu-ditinjau-ulang-Cx5UAoYGxB.jpg Foto: Ilustrasi Okezone

BIAK - Wakil Ketua DPRD Biak Numfor, Papua, Nehemia Wospakrik mengungkapkan, berbagai fraksi menyetujui alokasi dana pembayaran guru honorer sebesar Rp3,4 miliar.

"Dana pendidikan yang dialokasikan Pemkab Biak diharapkan dapat melanjutkan program penyediaan guru kontrak pada tahun 2017," ujarnya.

Ia menilai keberadaan guru honorer di berbagai sekolah sangat strategis dalam menunjang proses belajar mengajar siswa di sekolah bersangkutan.

Pengadaan guru di sekolah dapat dilakukan dengan dana komite sekolah bersangkutan. Sedangkan tenaga guru honorer, merupakan kebijakan strategis dari pemkab sehingga pembiayaannya dialokasikan lewat APBD.

"Keberadaan guru di sekolah sangat vital karena menjadi kunci sentral peningkatan kualitas pendidikan sumber daya manusia Biak," ujar politikus Partai Golkar itu.

Sementara itu, Ketua Komisi 1 DPRD Biak Numfor Adolf K Baransano mengatakan, keberadaan guru honorer sangat penting karena mengajar hingga ke sekolah di wilayah kepulauan.

"Sebagai wakil rakyat, saya mengapresiasi pengabdian guru kontrak di berbagai sekolah, ya, jika pemutusan kerja dilakukan pemkab perlu dilakukan peninjauan kembali sebab menyangkut ketersediaan guru di sekolah," kata Adolf.

Ia berharap, pemkab melalui dinas pendidikan lebih proporsional dalam melihat status guru honorer yang telah diberhentikan terhitung 31 Desember 2016.

Hari ini sebanyak 263 guru honorer melakukan aksi demo damai ke Gedung DPRD mempertanyakan pemberhentian sepihak sebagai guru honorer dilakukan Pemkab Biak Numfor terhitung 31 Desember 2016.

(sus)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini