Image

Ganti Minyak Rem Mobil atau Kenali Risikonya

Mufrod, Jurnalis · Selasa, 10 Januari 2017 - 08:39 WIB
Ilustrasi penggantian minyak rem (Foto: Istock) Ilustrasi penggantian minyak rem (Foto: Istock)

JAKARTA - Penggantian minyak rem mobil yang sudah habis waktu penggunaannya, sering disepelekan pemilik mobil. Dimana minyak rem hanya ditambahkan volumenya tanpa mengganti minyak rem secara keseluruhan atau dengan cara menguras.

Cara seperti ini terkadang dianggap sepele oleh banyak pemilik mobil, bahkan karena alasan berhemat langkah seperti itu sering menjadi hal lumrah, tanpa memikirkan risiko dan kebocoran yang bisa terjadi.

Pada prinsipnya ketika pemilik mobil menambahkan minyak rem ke dalam tangki, dan menekan pedal rem untuk mengalirkan minyak rem ke selang yang terhubung di kaliper. Hal tersebut bisa menyebabkan tekanan rem bisa hilang.

Karena saat bekerja minyak rem memberikan tekanan penuh dengan titik didih maksimal, saat itu terdapat formasi gelembung udara yang terjadi dan membuat tekanan minyak rem tidak bekerja dengan maksimal. Demikian seperti dikutip dari Carsintrend, Selasa (10/1/2017).

Selain itu, cairan rem terdiri dari berbagai aditif yang pada akhirnya akan mulai membusuk, dan cairan mulai kehilangan sifat lainnya. Misalnya, penggunaan cairan minyak rem yang sudah lama dapat menyebabkan kerusakan pada perangkat rem dan kebocoran.

Dengan kondisi tersebut perangkat rem tidak akan bekerja maksimal dan berisiko tinggi terjadinya kegagalan sistem pengereman yang bisa membahayakan pengemudi dan penumpang.

(ton)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming