Image

Perhatikan Hal Ini jika Ingin Melepas Stiker Bodi Mobil

Pius Mali, Jurnalis · Selasa, 10 Januari 2017 - 23:00 WIB
Beberapa hal harus diperhatikan saat hendak melepas stiker di bodi mobil (Foto: Okezone) Beberapa hal harus diperhatikan saat hendak melepas stiker di bodi mobil (Foto: Okezone)

JAKARTA – Body wraping atau melapis bodi mobil dengan stiker merupakan cara instan untuk mengubah tampilan kendaraan. Namun, secara daya tahan, usia stiker tidak panjang.

Galih, penyedia jasa cutting sticker dari Pac-Man Stiker di MGK Kemayoran, Jakarta Pusat, mengatakan umumnya stiker hanya bertahan dua sampai tiga tahun, setelah itu dilepas.

"Stiker sebenarnya bisa bertahan sampai dua atau tiga tahun, tapi setahun juga sudah pada bosan. Kalau sudah bosan ya dicopot. Nah, itu ada yang ganti model baru, ada yang balik lagi ke orisinal," jelas Galih saat ditemui Okezone, beberapa waktu lalu.

Pria yang sudah delapan tahun bergelut di bisnis cutting sticker ini menambahkan, melepas atau mengganti stiker sebaiknya dilakukan di bengkel. Hal ini lantaran melepas stiker berisiko merusak cat jika tidak dilakukan dengan benar.

Saat melepasnya sendiri, lanjut Galih, terkadang ada potongan stiker yang menempel. Kalau sudah seperti ini maka akan sulit dilepas. Biasanya bengkel sudah tahu bagian stiker mana yang harus dilepas lebih dahulu.

"Untuk kondisi cat setelah stiker dilepas, asal cat masih standar kemungkinan mengelupas hanya 10 persen. Begitu stiker dibuka, cat tetap utuh lagi," lanjutnya.

Guna menghilangkan sisa lem, bisa dilakukan dengan mengelap bagian yang masih terdapat lem menggunakan minyak tanah. Setelah hilang, maka bodi mobil bisa dipoles untuk memunculkan kembali warna aslinya.

"Memang saat melepas stiker ada sisa lem yang melekat, tapi ini bisa dihilangkan dengan dilap pakai minyak tanah. Jangan pakai bensin karena catnya akan rusak. Setelah beres semua, mobil bisa dipoles lagi," ulasnya.(mli)

(ton)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming