Image

Jual Keset Bergambar Bendera India, Situs Online Dituntut Minta Maaf

Rufki Ade Vinanda, Jurnalis · Kamis, 12 Januari 2017 - 16:22 WIB
Ilustrasi. Bendera India. (Foto: Getty Images) Ilustrasi. Bendera India. (Foto: Getty Images)

NEW DELHI - Pemerintah India menuntut situs penjualan online untuk segera meminta maaf terkait penjualan sebuah barang yang dianggap mengandung unsur penghinaan. Sebelumnya, situs penjualan online Amazon Kanada menjual sebuah keset bergambar bendera negara India.

Seperti diwartakan BBC, Kamis (12/1/2017), Menteri Luar Negeri India Sushma Swaraj melalui akun Twitter pribadinya mencuitkan kegeramannya. Ia meminta Amazon segera meminta maaf secara resmi dan menarik produk tersebut dari pasaran.

"Amazon harus segera meminta maaf. Mereka juga harus segera menarik produknya dari pasaran. Jika hal ini tidak dilakukan maka India tidak akan memberikan visa pada petinggi Amazon. Kami juga akan membatalkan visa yang telah dikeluarkan sebelumnya," ujar Shusma.

Selain itu, dalam serangkaian cuitannya, Shusma juga meminta Komisi Tinggi India di Kanada untuk segera menangani insiden tersebut.

"Komisi Tinggi India di Kanada, ini benar-benar tidak bisa diterima. Tolong segera selesaikan masalah ini dengan Amazon," tulis Shusma.

 

Tweet Menlu India. (Foto: Twitter)

Sementara itu, menanggapi hal ini, pihak Amazon mengatakan produk tersebut telah sepenuhnya dihapus dari situs penjualan mereka.

"Benda ini sudah tidak tersedia untuk dijual di situs," kata seorang juru bicara Amazon melalui e-mail.

Pada dasarnya situs Amazon telah menjual keset dengan beragam motif bendera dari beberapa negara. Namun di India menjadikan bendera sebagai keset merupakan penodaan hukum.

Sebelumnya, pada Juni 2016, Amazon juga memicu kontroversi publik setelah menjual keset dengan motif dewa-dewa suci agama Hindu. (rav)

(rfa)

  • TAG :

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming