Image

Timses Anies-Sandi: Membangun Jakarta Tak Cukup dengan Kerja

Fadel Prayoga, Jurnalis · Kamis, 12 Januari 2017 - 16:21 WIB
Anies baswedan & Sandiaga Uno saat melakukan kunjungan ke ulama (Foto:Okezone) Anies baswedan & Sandiaga Uno saat melakukan kunjungan ke ulama (Foto:Okezone)

JAKARTA – Naufal Firman Yursak, juru bicara tim sukses calon gubernur dan wakil gubernur Anies Rasyid Baswedan-Sandiaga Salahudin Uno, mengatakan dalam membangun DKI Jakarta tidak cukup dengan kerja, namun harus dibarengi gagasan yang baik untuk memecahkan masalah. Sebab, Jakarta dibutuhkan seorang pemimpin yang bisa menghasilkan solusi-solusi dari persoalan yang ada.

“Dalam merancang suatu daerah harus dimulai dari gagasan, lalu dituangkan ke dalam kata-kata untuk menjadi rencana kerja, dan terakhir diimplementasikan lewat sebuah kerja,” ujarnya saat menghadiri Diskusi Redbons dengan tema 'Menguji Kandidat DKI 1 di Debat Publik' di Kantor Redaksi Okezone, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (12/1/2017).

Naufal menuturkan, cara yang dilakukan oleh calon petahana dengan cara membangun infrastruktur, tetapi tidak memerhatikan kondisi sumber daya manusianya adalah kebijakan yang salah. Sebab, kata dia, sebuah daerah akan maju apabila penduduknya memiliki karakter yang baik.

“Seorang pemimpin tidak cukup membangun infrastruktur. Tapi, bangun juga manusianya,” papar Naufal.

Ia menambahkan, Basuki Tjahaja Permana (Ahok) telah membuat Ibu Kota menjadi terbelah akibat kasus dugaan penistaan agama yang dilakukannya. Seharusnya, sambung dia, seorang pemimpin tidak membuat suatu masyarakat menjadi terpisah-pisah. Sebab, Indonesia menganut dasar negara Pancasila yang dalam isinya tertuang persatuan Indonesia.

“Pemimpin Jakarta itu harus membuat keadaan lebih adem. Hal itu harus dicontohkan dari tutur kata gubernurnya terhadap para konstituennya,” tukas Naufal.

(ulu)

  • TAG :

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming