nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Lagi Ngopi, Bandar Bom Ikan Dicokok Polisi

Tri Purna Jaya, Jurnalis · Kamis 12 Januari 2017 11:44 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 01 12 340 1589539 lagi-ngopi-bandar-bom-ikan-dicokok-polisi-KdGP3D8gwR.jpg

BANDAR LAMPUNG - Bandar bom ikan di kawasan Bandar Lampung berhasil ditangkap polisi di rumahnya ketika tengah ngopi. Pasalnya, peredaran bom ikan masih marak di pesisir Bandar Lampung, Lampung.

Direktur Ditpolair Polda Lampung, Kombes Rudi Hermanto, mengatakan tersangka bernama Supandi, warga Teluk Bone, Kota Karang, Teluk Betung Timur. Tersangka ditangkap dari pengembangan pembeli bom ikan.

"Awalnya petugas kami mengamankan seorang nelayan bernama Jara, yang baru membeli bom ikan pada 5 Januari 2017," katanya, Kamis (12/1/2017).

Mulanya, pihak Ditpolair Polda Lampung sedang menyelidiki peredaran bom ikan yang marak di pesisir Bandar Lampung. Petugas memergoki Jara membawa bungkusan plastik warna hitam.

"Di rumah Jara, kami menemukan bungkusan plastik berisi 1 kilogram ampau (bom ikan) dan 20 kit atau sumbu peledak," ujar Rudi.

Menurut Rudi, dari pengembangan, diketahui Jara membeli bom ikan itu dari Supandi. Setelah menggerebek Supandi, polisi menemukan 5 kilogram bom ikan.

Rudi menjelaskan, per 1 kilogram bom ikan bisa membuat 15 buah bom ikan dengan ukuran sirup obat batuk anak-anak. Bom ikan yang dikemas ukuran ini bisa menghasilkan daya ledak mencapai 2-3 meter persegi.

"Daya ledak bom ikan yang dikemas ukuran botol minuman energi mencapai 3-5 meter persegi. Sedangkan yang pakai botol kecap bisa mencapai 7-10 meter persegi," tandasnya.

(fas)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini