Image

Polisi Kantongi Identitas Pembunuh Sukma

Muhammad Bunga Ashab, Jurnalis · Kamis, 12 Januari 2017 - 18:00 WIB

SEIBEDUK - Hari kedua pascapenikaman mematikan yang dialami korban Leo Agista alias Sukma (30) belum berhasil diungkap polisi. Jajaran Polsek Seibeduk masih memburu pelakunya.

Meski demikian, polisi telah mengindentifikasi siapa pelaku yang tega menusuk Sukma dengan sebilah pisau sampai menghembuskan napas terakhirnya.

Kapolsek Seibeduk AKP Rizani mengaku telah mengantongi nama pelakunya. Namun, dia tidak ingin menyampaikan siapa nama pelakunya karena takut kabur lebih jauh. Dia menuturkan, anggotanya sedang berusaha mencari dan keluarga pelaku.

Polisi sendiri telah meminta keterangan saksi-saksi sebanyak empat orang, termasuk istri Sukma, Kodijah. Disinggung apa motif dari kejadian tersebut, Rizani enggan menyampaikannya.

"Identitasnya (pelaku) sudah kita miliki,anggota masih melakukan pengejaran,  untuk saksi ada empat sudah kita mintai keterangannya," ujar Rizani, Kamis (12/1/2017).

[Baca Juga: Dua Kali Ditikam di Dada, Sukma Tewas di Tempat Biliar]

Sementara korban sendiri, kata Rizani, sudah dibawa keluarga korban untuk dimakamkan di Moro, Tanjungbalai Karimun kampung halaman Kodijah.

"Korban sendiri sudah kita serahkan kepada keluarganya," sambungnya.

Seperti diketahui, Leo Agista alias Sukma (30) meninggal dunia setelah mendapat dua kali tikaman di dada  oleh orang tak dikenal (OTK), Rabu (11/1/2017) sekira pukul 03.00. Diduga pelaku sakit hati terhadap Sukma  sehingga tega menikamnya dengan sebilah pisau di tempat biliar Ruli Kampung Aceh, Simpang Dam, Kelurahan Mukakuning, Seibeduk.

Informasi yang dihimpun, sebelum kejadin isteri Sukma bernama Kodijah bersama korban sedang berada di lokasi biliar, kemudian seorang yang tidak dikenal yang diduga pelaku mendatangi korban di lokasi tersebut. Kodijah melihat antara korban dan pelaku mengobrol, setelah itu korban dan pelaku langsung keluar dari lokasi biliar. Tak lama berselang keduanya terlibat percekcokan. Namun saksi kaget saat mendengar korban berteriak meminta tolong dengan posisi korban telah terduduk di tanah dengan posisi pelaku berdiri menghadap korban dengan tangan pelaku menusuk pisau ke dada Sukma. 

Kodijah melihat kejadian tersebut mencoba melerai pelaku, namun pelaku mengarahkan pisau ke arah saksi dan mencoba mendorong saksi sehingga terjatuh di tanah. Kemudian pelaku langsung melarikan diri dengan membawa pisau tersebut. Warga berusaha menangkap pelaku, namun tidak berani dikarenakan pelaku membawa pisau. Setelah pelaku melarikan diri, korban sempat berdiri dan Kodijah menolong dengan membawa korban ke lokasi biliar, namun Sukma  sudah tidak sadarkan diri dan mengucurkan banyak darah. 

"Korban mengalami dua kali mendapat dua kali tusukan di dadanya," kata Kapolsek  Rizani saat ditemui di ruang kerjanya. 

Rizani menyampaikan sampai saat ini masih mendalami kasusnya. Pihaknya masih memburu pelaku. Dia tidak ingin berandai-andai terkait kasus yang menimpa Sukma. "Pelaku masih kami kejar, yang jelas masih penyelidikan kepolisian," tandasnya. (sym) 

(ulu)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming