Image

HISTORIPEDIA: Hari Jumat Tanggal 13 Dipandang Sebagai Kesialan

Silviana Dharma, Jurnalis · Jum'at, 13 Januari 2017 - 08:01 WIB
Ilustrasi. Black Friday. (Foto: Tech Times) Ilustrasi. Black Friday. (Foto: Tech Times)

AWAS! Sekarang ini adalah hari Jumat tanggal 13. Di Inggris dan sebagian besar Eropa meyakini tanggal tersebut sebagai hari penuh kesialan. Jumat tanggal 13 kemudian dikenal dengan Black Friday.

Salah satu tragedi besar yang terjadi pada Black Friday ialah teror Paris yang menewaskan 130 orang. Percaya atau tidak, serangan itu terjadi pada Jumat 13 November 2015. Hari yang dianggap amat sangat membawa keburukan.

Tahun ini, setidaknya ada dua hari Jumat yang jatuh pada tanggal 13. Pada hari seperti ini, kebanyakan orang Inggris menunda bepergian, menjual saham dan melakukan hal berisiko lain karena takut ketiban sial. Janji-janji penting pada hari seperti ini juga biasanya akan dijadwal ulang.

Melansir Yorkshire Evening Post, Jumat (13/1/2017), ketakutan besar pada angka 13 disebut Triskaidekaphobia. Sementara Jumat 13 dikenal dengan friggatriskaidekaphobia. Frigga diambil dari nama mitologi dewa-dewi Norwegia yang menjadi cikal bakal penamaan hari Jumat (Freyja, Friday). Jajak pendapat menunjukkan, hampir 74 persen orang dewasa di Inggris percaya pernah mengalami kesialan saat Black Friday.

Pertanyaannya sekarang, dari manakah asal usul kepercayaan terhadap hari sial ini? Diulas International Business Times, asal mula sugesti ini tidak jelas. Secara ilmiah pun, tidak pernah ada bukti tertulis sebelum abad 19 mengenai kesialan Jumat 13.

Lain cerita untuk angka 13 itu sendiri. Angka ini sudah diyakini membawa pengaruh buruk sejak 1700 SM. Bukti otentiknya ditemukan dalam kode kuno Babel era Hammurabi pada 1772 SM. Angka 13 entah mengapa telah dihilangkan dari daftar hukumnya.

Meskipun tidak jelas darimana asal usul kesialan angka 13 ini, mitosnya terus berkembang di kalangan masyarakat dari generasi ke generasi. Ada satu mitos yang mengatakan, jika 13 orang makan bersama-sama dalam satu meja, maka salah satunya pasti akan ada yang meninggal dalam kurun waktu setahun itu.

Mitos ini diadaptasi dari Perjamuan Terakhir Yesus Kristus dengan ke-12 muridnya. Yesus yang duduk di tengah pada akhirnya meninggal di atas kayu salib tak lama setelahnya.

1 / 2
  • TAG :

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming