Image

Obama Akhiri Kebijakan Spesial untuk Imigran Kuba

Rahman Asmardika, Jurnalis · Jum'at, 13 Januari 2017 - 14:14 WIB
Presiden AS Barack Obama dan Presiden Kuba Raul Castro dalam pertemuan di Majelis Umum PBB, New York, 29 September 2015. (Foto: Reuters/Kevin Lamarque) Presiden AS Barack Obama dan Presiden Kuba Raul Castro dalam pertemuan di Majelis Umum PBB, New York, 29 September 2015. (Foto: Reuters/Kevin Lamarque)

WASHINGTON – Di akhir masa jabatannya, Pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama mencabut kebijakan yang memberi keistimewaan pada para imigran dan pengungsi dari Kuba.

Sebelumnya, kebijakan yang dinamakan “wet foot, dry foot” itu secara otomatis memberikan status kependudukan kepada warga Kuba yang berhasil mencapai daratan AS, terlepas dari apakah mereka memiliki visa atau tidak. Sedangkan bagi para imigran yang diselamatkan dari laut akan segera dikembalikan ke Kuba.

AS dan Kuba telah menegosiasikan perubahan kebijakan ini selama berbulan-bulan, tetapi pengumuman dilakukan secara mendadak. Hal itu dikarenakan munculnya peringatan akan ada ribuan warga Kuba yang nekat mengambil jalur laut ke AS sebelum perubahan ini di implementasi.

“Dengan perubahan ini kami akan terus menerima imigran Kuba seperti kami menerima imigran dari negara lain, sesuai dengan hukum kami,” kata Obama sebagaimana dilansir Reuters, Jumat (13/1/2017).

Keputusan Obama disambut baik oleh Pemerintah Kuba yang mengatakan, perubahan ini akan menguntungkan bagi kedua negara dan wilayah. Pencabutan kebijakan tersebut dinilai dapat mencegah terjadinya penyelundupan manusia dan perjalanan berbahaya warga Kuba ke AS.

Bersama dengan pencabutan kebijakan tersebut, pemerintah AS juga mengakhiri program pengampunan yang mengizinkan masuknya para tenaga medis dari Kuba. Program ini juga tidak disukai oleh Havana karena dianggap mendorong para dokter Kuba yang dikenal berkualitas untuk meninggalkan negara itu.

(dka)

  • TAG :

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming