Image

Uang Kuliah Tunggal di PTN BH Ditetapkan oleh Kampus

Foto: Shutterstock

Foto: Shutterstock

JAKARTA - Salah satu hal yang juga harus dipersiapkan saat akan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi yakni pada kesiapan finansial. Tidak jarang, masalah finansial ini yang menjadi kendala sejumlah calon mahasiswa untuk meneruskan pendidikan mereka ke jenjang yang lebih tinggi.

Di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) sendiri, biaya kuliah diatur dalam Uang Kuliah Tunggal (UKT). Di mana bagi Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN BH) nominal UKT yang diatur ditetapkan sendiri oleh kampus yang bersangkutan.

"Terkait dengan UKT, bagi PTN BH mereka yang menetapkan sendiri. Tapi perlu dilaporkan ke Kemristekdikti," ungkap Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Mohamad Nasir, di Gedung Dikti, Jakarta, Jumat (13/1/2017).

Nasir juga menegaskan agar jangan sampai ada anak-anak Indonesia yang sudah diterima di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) tidak bisa berkuliah karena tidak bisa membayar. "Jangan sampai ada anak Indonesia yang kurang mampu sudah diterima di PTN tapi tidak bisa berkuliah," imbuhnya.

Karena itulah, perlu adanya bantuan dari para Rektor PTN di sejumlah daerah di Indonesia untuk mengawal agar hal tersebut tidak sampai terjadi.

"Mohon rektor agar bisa membantu," ucap mantan Rektor Universitas Diponegoro (Undip) tersebut.

Nasir menambahkan bagi PTN BH, masalah penetapan UKT yang ada di kampus mereka bukan lagi wewenang dari Kemristekdikti. "Tapi rektor yang bertanggungjawab," tambahnya.

(sus)
Live Streaming
Logo
breaking news x