Image

Divonis 8 Tahun Penjara, Petani Ini Histeris

Agregasi · Kamis, 19 Januari 2017 - 09:22 WIB
Ilustrasi (Foto: Okezone) Ilustrasi (Foto: Okezone)

KENDAL - Setelah terbukti bersalah telah melakukan penyerobotan lahan milik Perhutani KPH Kendal akhirnya tiga petani Desa Surokonto Wetan Kecamatan Pageruyung Kabupaten Kendal yaitu Nur Aziz, Sutrisno dan Mujiono divonis 8 tahun penjara dan denda Rp 10 miliar dalam sidang di PN Kendal Rabu 18 Januari 2017. Keputusan tersebut sontak membuat petani yang hadir dalam sidang tersebut histeris dan berteriak memaki majelis hakim.

Sejumlah petani yang turut hadir dalam persidangan langsung menangis menahan emosi karena tidak terima dengan putusan hakim. Para petani juga berteriak meminta hakim untuk adil dalam memutuskan perkara ini.

Atas vonis tersebut Kuasa Hukum terdakwa, Kahar Muamalsyah menyatakan akan mengajukan banding. Kahar menilai ada kejanggalan dalam putusan hakim, karena menyamakan warga yang tinggal di sekitar hutan sebagai masyarakat adat.

“Kami akan ajukan banding karena putusan majelis hakim tidak berdasar pada fakta yang ada,” ujar Kahar seperti mengutip KRjogja, Kamis (19/1/2017).

(ran)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming