Share

Puncak Musim Hujan, Lubang di Jalur Pantura Siap "Memangsa" Pengendara

Dwi Ayu Artantiani , Okezone · Kamis 19 Januari 2017 12:19 WIB
https: img.okezone.com content 2017 01 19 525 1595499 puncak-musim-hujan-lubang-di-jalur-pantura-siap-memangsa-pengendara-TObckot6A0.jpg Pantura Indramayu-Cirebon banyak yang berlubang (Foto: Dwi Ayu/Okezone)

CIREBON - Memasuki puncak musim hujan masyarakat diminta waspada dan berhati-hati dalam berkendara di sepanjang jalur pantura Cirebon- Indramayu, Jawa Barat. Pasalnya hampir semua kondisi di jalur pantura rusak parah dan berlubang.

Lubang yang berada di jalur pantura tersebut berdiameter sekira 1 meter dengan jarak yang cukup dekat. Tak jarang banyak pengendara yang mengelami kecelakaan tunggal akibat menghindari lubang tersebut bahkan hingga meninggal dunia akibat kecelakaan.

Kasat Lantas Polres Cirebon, AKP Galih Bayu Raditya mengatakan rata-rata terjadi kecelakaan tunggal akibat jalan berlubang, terlebih sekarang memasuki puncak musim hujan yang mengakibatkan banyak jalan rusak dan berlubang.

"Jalur pantura yang rusak meliputi pantura Weru, Susukan, Arjawinangun, Kanci dan Losari," paparnya kepada Okezone, Kamis (19/1/2017).

Ia mengimbau kepada para pengendara khususnya pengendara sepeda motor agar berhati-hati dalam berkendara di jalur pantura memasuki musim hujan ini yang diperkirakan hingga April 2017 mendatang.

"Dengan masih lamanya musim hujan kami pun sudah berkoordinasi dengan pihak yang berwenang untuk segera memperbaiki jalan rusak tersebut agar tidak memakan korban kembali," ungkapnya.

Sementara, Forecaster BMKG Stasiun Jatiwangi, Kabupaten Majalengka, Ahmad Faa Izyn mengungkapkan musim hujan secara normal di wilayah Ciayumajakuning hingga awal April sedangkan pertengahan hingga akhir April merupakan masa pancaroba/transisi musim hujan ke musim kemarau.

"Saat ini Januari - Februari merupakan puncak musim hujan," ucapnya.

Ia menjelaskan untuk Januari - Februari (puncak musim hujan) intensitas hujan 300 - 600 mm/bulan, dikategorikan curah hujan tinggi dalam satu bulan. Untuk Maret - April intensitas hujannya mencapai 200- 300 mm/bulan, dikategorikan intensitas curah hujan menengah, dalam satu bulan.

"Selain itu, adanya potensi hujan lebat yang disertai petir dan angin kencang pada puncak musim hujan," kata dia.

Pihaknya mengimbau kepada masyarakat agar selalu waspada terutama di wilayah perbukitan atau pegunungan seperti di Majalengka selatan yang sudah banyak terjadi longsor, selain itu juga potensi longsor ada juga di wilayah Kuningan.

"Selain longsor, waspada terhadap genangan dan banjir, terutama daerah-daerah yang berlangganan banjir," terangnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini