Image

Jadi Tersangka Suap, BKD Klaten Berhentikan Sementara Suramlan dari Jabatannya

Bramantyo, Jurnalis · Jum'at, 20 Januari 2017 - 14:28 WIB
Bupati Klaten Sri Hartini ditahan KPK karena jadi tersangka suap (Antara) Bupati Klaten Sri Hartini ditahan KPK karena jadi tersangka suap (Antara)

KLATEN - Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Klaten, Jawa Tengah, memberhentikan sementara Suramlan sebagai Kepala Seksi SMP di Dinas Pendidikan Kabupaten Klaten. Ia diberhentikan karena jadi tersangka suap jual-beli jabatan di Pemkab Klaten dan sudah ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Kabid Umum Kepegawaian Pemkab Klaten, Dodik Hermanu mengatakan, BKD sudah mengeluarkan surat perihal pemberhentian sementara Suramlan menyusul ada surat diteken Kepala Dinas Pendidikan Klaten menyebutkan stafnya tertangkap KPK bersama Bupati Klaten Sri Hartini pada Jumat 30 Desember 2016.

"Surat diterima BKD Klaten kemarin, menyusul ada surat penahan dari KPK atas nama Suramlan," kata Dodik di Klaten, Jumat (20/1/2017).

Dalam surat pemberitahuan itu, Dodik menyampaikan Suramlan saat ini menjadi tersangka dalam dugaan kasus suap mutasi jabatan dan ditahan di Rutan KPK di Jakarta.

"Surat penahanan (Suramlan) menjadi dasar BKD untuk memberhentikan sementara Suramlan dari jabatannya selama menjalani proses peradilan," lanjut Dodik.

Langkah pemberhentian sementara Suramlan dilakukan karena secara otomatis ia tidak akan masuk kerja dalam kurun waktu yang tidak bisa ditentukan. Apalagi saat ini Suramlan sudah berstatus tersangka.

"Pemberhentian sementara itu berlaku maksimal 20 hari. Sambil menunggu jika terbukti bersalah ya pemberhentian akan terus berlanjut," ucap Dodik.

Setelah memiliki keputusan tetap (incracht) dan Suramlan terbukti bersalah maka akan ada sanksi yang diberikan. Ada sanksi yakni pemberhentian. Ada dua sanksi, yang pertama diberhentikan dengan hormat atau tidak hormat. Semua tinggal menunggu hasil putusan di pengadilan.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming