nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Layani Pijat Plus-Plus, Terapis Paruh Baya Mendekam di Tahanan

Syaiful Islam, Jurnalis · Sabtu 21 Januari 2017 00:02 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 01 20 519 1597127 layani-pijat-plus-plus-terapis-paruh-baya-mendekam-di-tahanan-A2ARG08Y3l.jpg Ilustrasi (Dok.Okezone)

SURABAYA – Terapis paruh baya yang bekerja di Panti Pijat 99, Jalan Raya Sememi, 32, Surabaya, juga melayani praktik pijat plus-plus. Mereka pun diamankan petugas dan kini mendekam di tahanan Mapolrestabes Surabaya.

Mereka yang diamankan di antaranya Yuliati (50), warga Jalan Simo Gunung Barat, disusul Supriyanti (48), warga Jalan Simo Prona Jaya 1/C; dan Priyantini (45), warga Jalan Asem Jajar 35, Surabaya. Polisi juga menangkap pengelola panti pijat tersebut yakni Bambang Setiawan Hidayat (58).

Wakasat Reskrim Polrestabes Surabaya, Kompol Bayu Indra Wiguna, menyatakan terungkapnya kasus tersebut ketika anggota unit PPA melakukan operasi rutin pada malam hari, tepatnya pada 18 Januari 2017.

“Lalu anggota mendapati terapis yang melayani tamu laki-laki dengan hubungan badan. Kami sudah mengamankan tiga terapis dengan status sebagai saksi dan pengelolanya dengan status tersangka,” tutur Bayu, Jumat (20/1/2017).

Menurut Bayu, tarif yang dipatok cukup murah. Untuk pijat plus-plus dipatok Rp350 ribu, sedangkan untuk pijat saja tarifnya Rp 100 ribu. Dalam kasus ini, polisi menyita barang bukti berupa uang Rp500 ribu, buku tamu, dan krim.

“Tersangka akan dijerat Pasal 296 KUHP dan/atau Pasal 506 KUHP, yang ancaman hukumannya paling lama satu tahun penjara,” tutur Bayu.

Sementara itu, tersangka Bambang Setiawan Hidayat mengaku sudah empat tahun membuka usaha tersebut. Setiap ada tamu yang datang, ia mendapat keuntungan Rp60 ribu dari terapis.

‪“Tapi, dalam sehari tidak mesti ada pelanggan yang mau pijat plus plus,” tutur Bambang.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini