Image

Modifikasi Jok Standar Jadi Captain Seat, Ini Risikonya

Pius Mali, Jurnalis · Selasa, 24 Januari 2017 - 08:15 WIB
Jok mobil yang dimodifkasi memiliki risiko (Foto: Mali/Okezone) Jok mobil yang dimodifkasi memiliki risiko (Foto: Mali/Okezone)

JAKARTA - Mengganti jok mobil Kijang Innova dengan model captain seat bisa dilakukan dengan cara kustom. Meski mobil terlihat lebih mewah dibandingkan model standar, kustom jok tidak sesempurna buatan pabrik.

"Kalau risikonya karena ini seluruhnya buatan tangan, bentuk mirip tapi pasti kurang sempurna. Dari selisih harga (dengan orisinal pabrik) juga jauh. Kustom jok captain seat itu Rp2 jutaan," ujar Wisnu, pedagang dari Invention Jok Mobil, MGK Kemayoran, Jakarta Pusat, kepada Okezone.

Pria yang juga membuka gerai pelapis jok itu menambahkan, proses kustom dilakukan langsung oleh para pekerja di lokasi. Sehingga pemilik mobil Toyota Innova harus meninggalkan kursi baris kedua yang hendak dimodifikasi.

Jok baris ketiga yang mulanya bisa menampung tiga orang akan dipotong menjadi dua, bagian kiri dan kanan. Di sisi dalam masing-masing jok akan dibuat arm rest (dudukan tangan) yang disebut sebagai captain seat.

Secara visual, Wisnu menjamin jok akan mirip dengan standar pabrikan, hanya saja dari kekuatan dan detail pengerjaan akan berbeda dari buatan produsen kendaraan atau produk aftermarket.

"Dudukannya sama, hanya visualnya enggak akan mirip 100 persen, tapi 90 persenan lah. Kekuatan arm rest juga beda, kalau buatan pabrik buat diduduki masih kuat, tapi buatan kustom enggak begitu kuat. Terus kalau kustom enggak ada mejanya. Soal bisa dilipat atau dilapis bahan kulit lagi, ya jelas bisa kayak jok standarnya," pungkas dia.

(ton)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming