Image

Proses Hukum Kasus Mesum Bupati Katingan dengan Istri Polisi Berlanjut

Sigit Dzakwan, Jurnalis · Senin, 23 Januari 2017 - 18:17 WIB
Bupati Katingan Ahmad Yantenglie (Sigit/iNewsTV) Bupati Katingan Ahmad Yantenglie (Sigit/iNewsTV)

KATINGAN – Proses hukum kasus dugaan mesum Bupati Katingan Ahmad Yantenglie dengan istri polisi Farida Yeni terus berlanjut meski pasal perzinaan sudah dicabut oleh polisi. Hal itu menyusul petunjuk yang dikirim Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah.

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Kalteng, Rustianto meminta penyidik kepolisian yang menangani kasus bupati mesum itu menambah Pasal 279 KUHP tentang Kejahatan Terhadap Perkawinan.

“Kita meminta penambahan pasal. Kita minta penyidik mengenakan pasal 279 KUHP dengan ancaman lima tahun penjara. Kalau pasal pemalsuan buku nikah belum bisa dijeratkan karena fisik bukunya tidak ditemukan polisi," kata Rustianto, Senin (23/1/2017).

Pasal perzinaan yang sempat dijerat kepada pasangan mesum itu dicabut polisi setelah suami Farida Yeni mencabut laporannya.

Bupati Katingan Ahmad Yantenglie hari ini juga dipanggil Pansus DPRD Katingan terkait kasus mesumnya. Namun, pasangan selingkuhnya Farida Yeni tidak hadir. Dia dicecar selama tiga jam oleh wakil rakyat di Gedung DPRD setempat.

Ahmad Yantenglie mengatakan kalau dirinya bukan diperiksa, tapi ia datang untuk member keterangan ke legislatif. “Sesuai mekanisme di DPRD," ujarnya.

Dia mengaku banyak mendapat pertanyaan dari 11 orang Pansus DPRD Katingan. "Tidak ingat berapa. Intinya kurang lebih yang sudah sampaikan ke media sebelumnya," sebut Yantenglie.

Pansus masih ada kemungkinan memanggil lagi Ahmad Yantenglie. "Sudah disepakati, kalau memang pansus merasa masih kurang data, bida dilakukan baik secara tertulis maupun lisan, itu tergantung teman-teman di dewan," katanya.

Ketua Pansus DPRD Katingan, Fahmi Fauzi mengatakan, Farida Yeni absen dalam pemeriksaan di pansus kali ini, padahal sudah dipanggil juga. Menurut kabar, Farida sudah mengusulkan cuti.

"Panel tiga sudah bergerak ke RSUD Mas Amyar untuk mengecek yang bersangkutan aktif atau cuti. Jika Farida Yeni tidak hadir sekarang kami bisa melakukan pemanggilan kedua dan ketiga, bila sampai tiga kali tidak juga hadir kami akan meminta bantuan kepolisian," ujar Fahmi.

(sal)

  • TAG :

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming