Image

Kapolda Jabar: Kemungkinan Besar Habib Rizieq Akan Jadi Tersangka

Dara Purnama, Jurnalis · Rabu, 25 Januari 2017 - 23:36 WIB
Kapolda Jawa Barat Irjen Anton Charliyan (Arif/Okezone) Kapolda Jawa Barat Irjen Anton Charliyan (Arif/Okezone)

JAKARTA - Kendati sudah melakukan gelar perkara kasus dugaan penodaan Pancasila dengan terlapor Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab, penyidik Direktorat Kriminal Khusus Polda Jawa Barat belum menetapkan tersangkanya.

Kapolda Jawa Barat Irjen Anton Charliyan mengatakan, Rizieq berpotensi besar ditetapkan sebagai tersangka.

"Kemungkinan besar akan menjadi tersangka. Sekarang ya sudah 99 persen lah, tinggal satu persen lagi. Hanya tinggal menunggu keterkaitan antara satu bukti dengan bukti yang lain yang lebih kuat," kata Anton di Kompleks STIK-PTIK, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, (25/1/2017).

Mantan Kadiv Humas Polri itu menambahkan pihaknya masih mengumpulkan semua bukti-bukti. Di mana penyidik juga akan kembali melakukan gelar perkara kasus itu.

"Karena kita tidak ingin menetapkan seseorang sebagai tersangka itu berdasarkan subjektivitas. Tapi harus berdasarkan bukti-bukti hukum yang autentik. Yang baik bukti materil dan inmateril," ujar Anton.

Namun Anton enggan menyampaikan kapan Rizieq selanjutnya ditetapkan sebagai tersangka. "Ya, secepat mungkin ya," ujar Anton.

Sebagaimana diketahui kasus dugaan penghinaan terhadap Pancasila dan Bung Karno merupakan laporan Sukmawati Soekarnoputri. Pangkalnya video Rizieq ketika ceramah di Lapangan Gasibu, Kota Bandung.

Usai diperiksa sebagai saksi terlapor, Rizieq membantah melakukan penghinaan terhadap Pancasila dan Bung Karno. Dia juga meragukan keaslian video yang dijadikan alat bukti.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming