Image

Kapolda Jabar: Gelar Perkara Kedua Kemungkinan Besar Rizieq Jadi Tersangka

Dara Purnama, Jurnalis · Jum'at, 27 Januari 2017 - 16:38 WIB
Kapolda Jawa Barat Irjen Anton Charliyan (Arif/Okezone) Kapolda Jawa Barat Irjen Anton Charliyan (Arif/Okezone)

JAKARTA - Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Direskrimsus) Polda Jawa Barat akan melakukan gelar perkara tahap kedua kasus dugaan penodaan Pancasila dengan terlapor Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab.

Gelar pekara kedua dijadwalkan pada Senin 30 Januari 2017. Sebelumnya, pada gelar perkara pertama penyidik sudah resmi menaikkan status kasus Habib Rizieq dari penyelidikan ke penyidikan. Namun, belum ada penetapan tersangka.

"Jadi ini gelar kedua untuk kasus penodaan Pancasila. Ya kemungkinan besar statusnya (Habib Rizieq) akan ditingkatkan menjadi tersangka," kata Kapolda Jawa Barat Irjen Anton Charliyan di Kompleks STIK-PTIK, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (27/1/2017).

Anton menjelaskan, hal itu lantaran Rizieq diduga kuat sudah melakukan pelecahan terhadap Pancasila. "Jadi lihat saja videonya kan kita juga perlihatkan videonya. Dia (Rizieq) menyebut Pancasila itu ada di pantat," katanya.

Rizieq sendiri dilaporkan oleh Sukmawati Soekarnoputri ke Bareskrim Polri karena diduga telah melakukan dugaan penodaan lambang dan dasar negara sebagaimana yang dimaksud dalam Pasal 154a KUHP dan atau Pasal 310 KUHP dan Pasal 57a jo Pasal 68 Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara serta Lagu Kebangsaan dengan ancaman lebih dari lima tahun penjara.

Kasus itu lalu dilimpahkan ke Polda Jawa Barat karena tempat dan kejadiannya berada di wilayah hukum polda setempat.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming