nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Cantik & Muda, Kakak Beradik Ini Sukses Jalani Bisnis Online

Iradhatie Wurinanda, Jurnalis · Jum'at 03 Februari 2017 09:02 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 02 02 65 1607854 cantik-muda-kakak-beradik-ini-sukses-jalani-bisnis-online-xgsdTZuY9D.jpg Foto: Dok Vanilla Hijab

JAKARTA - Atina Maulia awalnya hanyalah seorang mahasiswa biasa di Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan (FTTM) Institut Teknologi Bandung (ITB). Namun karena sakit yang dideritanya, dia harus kembali ke Jakarta. Siapa sangka, dari situ dia justru terinspirasi melakoni bisnis online.

Sang kakak, Intan Kusuma Fauzia menceritakan, empat tahun lalu atau tepatnya 2012, Atina melihat bahwa bisnis berjualan hijab secara online memiliki peluang yang besar. Dengan keyakinannya, dia pun mendirikan Vanilla Hijab.

"Di tengah-tengah pergulatannya setelah pindah dari ITB jurusan perminyakan dikarenakan sakit ke Jakarta, Atina memutuskan untuk keluar dari sakitnya dan tidak mau putus asa dengan kondisinya. Dia merasa bisnis hijab mudah untuk dijalankan dan peluangnya cukup besar di pasar online Indonesia. Inilah sejarah berdirinya Vanilla Hijab," tutur Intan kepada Okezone, belum lama ini.

Atina yang baru berusia 23 tahun itu kemudian didapuk sebagai Founder Vanilla Hijab. Sedangkan Intan dipercaya menjadi CEO-nya. Kakak beradik ini kemudian mengembangkan bisnis online-nya dengan berjualan baju. Alasannya, untuk menunjang kebutuhan fesyen pembeli yang berhijab.

"Konsep one stop shopping solution menjadi dasar pengembangan bisnis baju, yaitu Vanillaforclothing. Dengan kondisi customer yang sudah loyal terhadap brand Vanilla, maka bisnis baju merupakan sebuah peluang yang dapat dikembangkan," terangnya.

Meski kini akun Instagram @vanillahijab sudah memiliki lebih dari 615 ribu followers, perempuan kelahiran 22 Mei 1992 itu mengaku, menghadapi berbagai tantangan dan hambatan dalam bersaing dengan pengusaha online lainnya. Hal ini diakali dengan menggunakan strategi persaingan harga, termasuk mempertahankan kualitas dan kepercayaan konsumen.

"Cara strategi harga dilakukan lantaran target market Vanilla tergolong pasar price sensitive. Alhasil, saat ini dalam satu bulan kami rata-rata mendapat orderan hijab 12 ribu pcs dan baju 6.000 pcs," ujarnya.

Intan mengungkapkan, produk buatan Vanilla Hijab merupakan produk bikinan sendiri yang dibuat oleh sumber daya manusia (SDM) asli Indonesia. Ciri khas produknya, yakni berwarna pastel. Menurut Intan, inspirasinya selama ini adalah desainer-desainer hijab terkenal.

"Inspirasi desain Vanilla Hijab adalah dari desainer-desainer hijab di mana kami melakukan modifikasi dan juga kombinasi yang sesuai dengan tren masa kini dengan tetap mempertahankan ajaran Islam," tutur alumnus PPM School Of Management itu.

(sus)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini