nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tolong! 7 Tahun Amin Menderita Tumor di Kepala

Mewan Haqulana , Jurnalis · Selasa 07 Februari 2017 00:40 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 02 06 340 1611111 tolong-7-tahun-amin-menderita-tumor-di-kepala-hh6IVI0Q4x.jpg

LAHATĀ - Amin Mulya, tidak dapat bermain bersama teman-temannya sejak 7 tahun silam. Remaja yang saat ini berusia 15 tahun itu didiagnosa mengidap tumor tempurung otak. Tidak saja menggerogoti seluruh badannya, tumor itu juga menyebabkan Amin harus kehilangan pengelihatanya. Bahkan, kondisinya saat ini tidak sudah tidak dapat berjalan.

Sebagai orangtua, berbagai upaya telah dilakukan Sadarwan (52) dan Ruslaili (50). Bahkan, meski tanpa perhatian dari pemerintah, Sadarwan telah membawa anak keempatnya itu ke salah satu rumah sakit di Jakarta.

"Duit pribadi, belum ado samo sekali bantuan pemerintah," kata Sadarwan, yang merupakan warga Desa Pajar Bulan, Kecamatan Mulak Ulu, Senin (6/2/2017).

Awal Amin mulai mengidap tumor tersebut tahun 2010 lalu, ditandai dengan sakit kepala. Lantaran sakit yang tak kunjung sembuh, Sadarwan memeriksakan putranya yang saat itu duduk di bangku kelas II SD, ke medis terdekat. Sayangnya, upaya itu tidak membuahkan hasil, bahkan Amin Mulya mulai kehilangan pengelihatan.

Meski hanya berprofesi sebagai petani, Sadarwan pun membawa putranya ke RSUD Lahat, sekitar 4 tahun lalu. Karena keterbatasan peralatan dan tenaga medis, RSUD Lahat mengeluarkan rujukan ke RSMH Palembang.

"Katek perkembangan di palembang, kami minta rujukan ke Jakarta. Tigo bulan dirawat rumah sakit Abdi Waluyo Jakarta, katek jugo hasil," cerita Sadarwan.

Namun, karena sudah tidak ada biaya, Sudarwan pun memutuskan membawa pulang putranya, yang sudah tidak bisa apa-apa itu. Sejak saat itu, Sadarwan tidak pernah lagi memeriksakan putranya ke tenaga medis.

"Ini pakai BPJS," sambung Sadarwan, saat membawa putranya ke RSUD Lahat.

Sementara Kepala Dinkes Lahat, dr Rasyidi Amri mengaku, sudah mengetahui ada penderita tumor tempurung otak itu. Bahkan, pihaknya sudah mengetahui jika Amin Mulya perna dibawa ke Jakarta.

"Alasan dana, terpaksa pulang dari Jakarta. Makanya kami bawa kembali ke RSUD Lahat, setelah sebelumnya diperiksa di puskesmas," tandas Rasyidi. (sym)

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini