Angin Kencang Diduga Penyebab Anggota Kopassus Hilang saat Terjung Payung

Mustholih, Okezone · Selasa 07 Februari 2017 15:29 WIB
https: img.okezone.com content 2017 02 07 512 1611697 angin-kencang-diduga-penyebab-anggota-kopassus-hilang-saat-terjung-payung-DNqChvicgn.jpg Ilustrasi

SEMARANG - Seorang anggota Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI Angkatan Darat mengalami musibah saat latihan terjun payung di Semarang, Jawa Tengah. Korban terjatuh di perairan Tanjung Emas, Semarang saat sedang melakukan upaya pendaratan.

Peristiwa tersebut terjadi pada pukul 07.45 WIB, hari ini. Anggota malang tersebut bernama Sersan Satu Danang.

Panglima Komando Daerah Militer Diponegoro, Mayor Jenderal Jaswandi, menduga penyebab Sertu Danang terjatuh di perairan Tanjung Emas akibat diterjang cuaca buruk. "Saya kira karena angin," kata Jaswandi di Semarang, Selasa (7/2/2017).

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mengungkapkan bahwa cuaca di Semarang dari pukul 06.00 WIB memang tercatat berawan. Kecepatan angin berkisar 05 - 45 kilometer per jam dengan suhu udara 27 - 32 derajat celsius.

"Umumnya berawan, berpotensi hujan tidak merata, pada sore hari," kata Prakirawan BMKG Ahmad Yani Semarang, Triyotomo, saat dikonfirmasi terpisah.

Adapun tinggi gelombang di Tanjung Emas berkisar antara 0,5 hingga 3,5 meter. "Potensi hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang," ungkap Triyotomo.

(ris)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini