nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Didera Konflik, 14 Ribu Anak di Sudan Terpisah dari Keluarganya

Rufki Ade Vinanda, Jurnalis · Kamis 09 Februari 2017 00:18 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 02 09 18 1613242 didera-konflik-14-ribu-anak-di-sudan-terpisah-dari-keluarganya-nqEP2grfBZ.jpg Anak-anak Korban Konflik di Sudan Selatan. (Foto: ITV News)

YAMBIO - Pada awal tahun ini, Sudan kembali didera konflik mematikan setelah kelompok bersenjata menyerang Kota Yambio di Sudan Selatan. Akibat penyerangan tersebut diperkirakan ratusan orang tewas dan ribuan lainnya mengungsi.

Penyerangan brutal tersebut menimbulkan kekacauan di Sudan dan membuat banyak anak-anak harus terpisah dengan keluarga mereka. Selain itu anak-anak di Sudan terpaksa harus menyaksikan orang tercinta baik orangtua maupun teman dibunuh tepat di hadapan mereka.

Sebagaimana diwartakan ITV, Kamis (9/2/2017) sekira 14 ribu anak di Sudan telah terpisah dengan keluarga mereka terhitung sejak 2013. Di Yambio sendiri diketahui lebih dari 40 anak tidak mengetahui keberadaan orangtua mereka. Kini anak-anak tersebut diungsikan dan tinggal di sebuah bangunan sekolah. Dengan penuh kesedihan salah seorang anak mengatakan hanya bisa melihat ibunya di dalam mimpi dan tak tahu apakah ia akan bisa melihat ibunya kembali atau tidak.

Guna mengatasi hal tersebut, UNICEF menyelenggarakan program Family Tracing dan Reunification yang membantu mereka untuk bisa bertemu kembali dengan keluarga mereka. Beberapa anak cukup beruntung karena bisa kembali dipertemukan dengan orangtua mereka. Namun di sisi lain banyak juga anak-anak yang tidak berhasil menemukan keluarganya.

Tercatat sekira 5.000 anak berhasil dipertemukan kembali dengan keluarganya terhitung sejak 2015. Tetapi ribuan anak lainnya khususnya di wilayah Sudan Selatan masih terancam hidup sebatang kara.

Sekira tiga juta anak-anak di Sudan harus menderita akibat dampak konflik yang berkepanjangan. Selain itu, konflik juga berpotensi memicu masalah baru, yakni kelaparan. Hingga saat ini UNICEF menyatakan, konsisten dalam membantu anak-anak korban konflik di Sudan. (rav)

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini