Image

Aksi Kakek Kendarai Motor Sambil Berdiri di Yogya, Ini Komentar Polisi

Prabowo, Jurnalis · Selasa, 14 Februari 2017 - 07:27 WIB
Aksi kakek Heru di jalan raya Yogya-Solo (Instagram/Alvinoktofa13) Aksi kakek Heru di jalan raya Yogya-Solo (Instagram/Alvinoktofa13)

BANTUL - Aksi kakek Heru yang mengendarai sepeda motor Suzuki Crystal sambil lepas tangan dan berdiri dinilai polisi sangat membahayakan. Tak hanya pada diri pengendara, tapi juga keselamatan pengguna jalan lain.

"Itu jelas berbahaya, membahayakan diri sendiri dan orang lain, apa pun dalihnya," kata Kepala Bagian Humas Polres Sleman, AKP Haryanta, kepada Okezone.

Meskipun dalam keadaan sepi, namun berkendara motor sambil lepas tangan dan berdiri tidak diperbolehkan. Ia berharap Heru menghentikan aksi itu dan bagi orang lain tidak mencontohnya.

"Sebaiknya jangan dicontoh. Masih beruntung kalau tidak jatuh. Kalau jatuh, dia sendiri yang menanggung rugi. Motor bisa jadi rusak juga tubuh bisa mengalami luka," ujaranya.

Heru menjadi bahan perbincangan netizen setelah beberapa pekan lalu melakukan aksi bak freestyler itu di jalan raya Yogya-Solo. Ia berdalih motor yang dikendarinya itu sudah disetel press body sehingga sangat stabil.

Pria yang sudah memiliki delapan anak dan 12 cucu ini menegaskan, keberhasilan dari aksinya itu bukan karena keahlian atau belajar dalam waktu lama, namun karena 'resep' khusus press body yang membuat motor bisa stabil.

"Motor kalau sudah disetel press body balap, tidak liar lagi. Keseimbangan yang membuat motor tetap melaju tenang sehingga tidak jatuh," ungkap pria yang hanya mengenyam pendidikan sampai bangku SMA itu.

(ton)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming