nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Korupsi Pengadaan Komputer, 3 Rekanan Pemkab Dairi Dibui

Wahyudi Aulia Siregar, Jurnalis · Rabu 15 Februari 2017 00:04 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 02 15 340 1618499 korupsi-pengadaan-komputer-3-rekanan-pemkab-dairi-dibui-UUIzigwqwv.jpg Foto: Ilustrasi

MEDAN – Penyidik pada Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Sumut) melakukan penahanan terhadap tiga orang pengusaha yang menjadi rekanan Pemerintah Kabupaten Dairi dalam pengadaan komputer di sejumlah sekolah di daerah tersebut pada 2011. Proyek tersebut senilai Rp2 miliar dan bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK).

Ketiga pengusaha tersebut adalah MP (Direktur CV Langit Biru), HS (Direktur CV Ruthani Mandiri) dan ALG (Wakil Direktur CV Keke Lestari). Ketiganya ditahan setelah jalani pemeriksaan selama 9 jam di Kantor Kejaksaan Tinggi Sumut, Jalan AH Nasution, Kota Medan. Mereka kini dijebloskan ke Rumah Tahanan Klas I-A Tanjunggusta Medan.

“Ketiganya dimintai keterangan sebanyak dua puluhan pertanyaan terkait dugaan korupsi tersebut. Setelah kita periksa kita lalu lakukan penahanan,” ujar Kepala Seksi Penerangan Hukum dan Humas Kejati Sumut, Sumanggar Siagian melalui ‎Jaksa di Bidang Humas Kejati Sumut Yosgernold Tarigan, Selasa (14/2/2017).

‎Sumanggar menjelaskan, penahanan terhadap tiga pengusaha itu juga dilakukan setelah pihaknya melakukan pemeriksaan terhadap tim ahli, atas spesifikasi pengadaan komputer yang termaktub dalam kontrak pengadaan tersebut. Penyidik juga telah melakukan audit atas proyek pengadaan itu melalui akuntan publik dan hasilnya ada temuan kerugian negara senilai Rp800 juta.

“Mereka akan kita jerat dengan Pasal 2 dan Pasal 3 UU RI Nomor 31 Tahun 1999 juncto UU RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas UU RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi,” tukasnya.

Dalam perkara dugaan korupsi ini, sebenarnya ada empat orang yang sudah ditetapkan tersangka oleh penyidik. Namun, dari keempat tersangka hanya tiga yang memenuhi panggilan penyidik, dan langsung ditahan. Satu tersangka lagi mangkir dan akan kembali dipanggil untuk diperiksa.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini