Kuliah di Amerika Serikat, Siapa Takut?

Iradhatie Wurinanda, · Rabu 15 Februari 2017 11:46 WIB
https: img.okezone.com content 2017 02 15 65 1618843 kuliah-di-amerika-serikat-siapa-takut-PX6x9LtyTd.jpg Siswa ikuti pameran kuliah di AS (Foto: Ira/Okezone)

JAKARTA - Amerika Serikat (AS) menjadi rumah bagi berbagai kampus kelas dunia. Hal ini membuat mahasiswa internasional, termasuk Indonesia berbondong-bondong kuliah ke Negeri Paman Sam tersebut.

Namun, belakangan pasca terpilihnya Presiden AS Donald Trump muncul banyak isu yang menimbulkan kecemasan tersendiri, khususnya bagi mahasiswa muslim. Karena itu, Duta Besar AS untuk Indonesia, Joseph R Donovan Jr menegaskan, mahasiswa Indonesia sangat terbuka untuk kuliah di AS. Menurut dia, pembatasan masuk ke Amerika tak ada hubungannya dengan agama, tetapi untuk keamanan warganya.

"Mahasiswa Indonesia sangat mungkin belajar ke Amerika. Sekarang ada 9.000 lebih mahasiswa Indonesia kuliah di sana," sebutnya usai membuka EducationUSA Indonesia Fair di Hotel Mulia, Jakarta, belum lama ini.

Donovan menjelaskan, banyak mahasiswa mengeluhkan sulitnya memperoleh visa. Padahal, proses pembuatan bisa tidak memakan waktu yang lama, yakni sekira tiga hari.

"Prosesnya hampir semua dilakukan secara online. Kemudian ada proses interview," sebutnya.

Dia menambahkan, pengajuan visa pelajar Indonesia belajar di AS hampir 90 persen dikabulkan. Acara pameran pendidikan, ucap dia, bisa dimanfaatkan bagi pelajar maupun orangtuanya untuk membuka perspektif kuliah di AS.

"Ada lebih 50 kampus bergabung dalam pameran ini. Mereka bisa memilih kampus terbaik yang tepat, dan mencari informasi mengani studi di AS," tandasnya.

(sus)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini