Image

Bendungan California Nyaris Jebol, Pengungsi Boleh Pulang Tapi Tetap Waspada

Rifa Nadia Nurfuadah, Jurnalis · Kamis, 16 Februari 2017 - 16:36 WIB
Warga California kembali ke rumah setelah perintah evakuasi darurat akibat kekhawatiran jebolnya bendungan Orville. (Foto: Getty Images/NBC News) Warga California kembali ke rumah setelah perintah evakuasi darurat akibat kekhawatiran jebolnya bendungan Orville. (Foto: Getty Images/NBC News)

ORVILLE - Otoritas Orville mengangkat perintah evakuasi dan membolehkan sekira 200 ribu warga California, Amerika Serikat (AS) untuk kembali ke rumah. Sebelumnya mereka diperintahkan mengungsi karena Bendungan Orville terancam jebol dan membanjiri pemukiman.

Setelah berupaya mengantisipasi jebolnya bendungan tertinggi di AS itu akibat tak mampu menampung curah hujan tinggi, otoritas California berhasil mengurangi risiko kerusakan.

Sherrif Butte County, Kory Honea menyatakan, warganya dapat segera pulang. Pejabat pengairan setempat mengklaim, mereka sudah mengurangi cukup air di danau di bagian belakang bendungan. Dengan begitu, jalur darurat Bendungan Orville tidak perlu digunakan untuk mengantisipasi naiknya volume air akibat badai yang mendekat dalam beberapa hari mendatang.

"Warga yang memutuskan pulang harus tetap waspada. Ada kemungkinan kami akan mendeklarasikan kembali perintah evakuasi jika situasi berubah," ujar Sherrif.

Ia juga menyatakan, kantor Sherrif telah menangkap beberapa pencuri yang menerobos masuk rumah-rumah kosong yang ditinggalkan warga.

Pada Minggu 12 Februari, Otoritas California menginstruksikan ratusan ribu warga Orville, yang berlokasi sekira 242 km timur laut San Francisco, mengungsi ke dataran yang lebih tinggi. Pasalnya, jalur darurat pada bendungan Orville gagal berfungsi dan mengirimkan air setinggi 10 meter ke kawasan pemukiman di sekitarnya.

Sherrif menyatakan, tumpahan air tersebut tidak membahayakan konstruksi beton pada keseluruhan bendungan. Hingga kini para pekerja masih berupaya memperkuat bendungan dengan menempatkan kantung-kantung pasir sebagai antisipasi datangnya hujan dan badai.

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming