Image

Putaran Kedua Pilkada DKI, Pengamat: Perbaiki Data Pemilih!

Salsabila Qurrataa'yun, Jurnalis · Jum'at, 17 Februari 2017 - 05:45 WIB
Ilustrasi (Dok.Okezone) Ilustrasi (Dok.Okezone)

JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta mengaku siap menyiapkan kebutuhan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di putaran kedua. Meski begitu lembaga ini masih menunggu hasil resmi rekapitulasi suara di tiap-tiap tempat pemungutan suara (TPS) melalui perhitungan secara manual.

Sebelum melakukan putaran kedua yang rencananya diselenggarakan pada tanggal 19 April 2017, Koordinator Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR), Masykurudin Hafidz berharap tim penyelenggara bisa memperbaiki kekurangan pada saat pengambilan suara.

"Perbaiki data pemilih semaksimal mungkin. Sosialisasi ketentuan pemungutan suara sekuat mungkin. Pastikan semua logistik dalam keadaan baik dan hormati pilihan masyarakat Jakarta," ujarnya kepada Okezone, Jumat (17/2/2017).

Hal tersebut ia katakan karena putaran kedua dinilai sangat keras daripada putaran pertama. Adapun hasil hitung cepat (quick count) dari berbagai lembaga survei, satu paslon terdepak dari pesta demokrasi lima tahunan Ibu Kota tersebut.

Paslon nomor urut satu, Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni, diperkirakan tersungkur dari persaingan Pilgub DKI lantaran perolehan suaranya paling buncit di antara dua paslon lainnya, yakni Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat serta Anies Baswedan-Sandiaga Uno.

Sementara itu, hasil real count yang dilakukan KPU DKI menunjukkan hal serupa. Namun, real count yang dilakukan KPU DKI bukanlah data resmi yang dijadikan bahan keputusan untuk menetapkan kemenangan masing-masing paslon.

(ulu)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming