Image

Banjir Bukit Duri, "Hadiah" dari Bendung Katulampa Setiap Berstatus Siaga

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Jum'at, 17 Februari 2017 - 19:55 WIB
Banjir di Bukit Duri (Foto: Heru/Okezone) Banjir di Bukit Duri (Foto: Heru/Okezone)

JAKARTA - Mulyono (54), salah seorang warga Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan, membenarkan bahwa bencana banjir memang kerap terjadi setiap tahun di tempat tinggalnya. Kiriman air dari Bendungan Katulampa melalui Kali Ciliwung, seolah menjadi paket "hadiah" bagi warga tiap kali berstatus siaga.

"Setiap tahunnya, banjir yang melanda kawasan Bukit Duri selalu datang sore menjelang malam. Dan baru surut di kemudian harinya pada sore hari," kata Mulyono di Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (17/2/2017).

Mulyanto bercerita, saat banjir yang terjadi pada Kamis 16 Februari 2017 atau selang sehari setelah berlangsungnya Pilgub DKI Jakarta, para warga telah bersiap datangnya musibah tersebut.

"Kemarin masih pada sempat nyoblos tuh. Nah pukul 14.00 WIB air Ciliwung kelihatan naik. RT udah imbau deh tuh kalau Katulampa siaga kan. Aduh udah pasti naik deh. Ya sudah, pada ngungsi langsung. Ternayata benar naik," cerita Mulyono.

Pria yang telah tinggal 30 tahun di Bukit Duri itu mengaku hanya bisa pasrah dengan keadaan. ‎Kendati demikian, ia berharap Pemprov DKI mampu membangun tanggul pada kedua sisi aliran Sungai Ciliwung agar warga memiliki banyak waktu mempersiapkan diri untuk evakuasi.

"Lebih baik bikin tanggul kanan kiri Ciliwung itu. Minimal ada penahannya. Jadi memperlambat air masuk. Kita jadi punya waktu buat ngungsi atau menyelamatkan barang," tutur Mulyono.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming