Image

Kemunculan Uap Panas di Gunungkidul Disebut Hanya Fenomena Permukaan Tanah

Markus Yuwono, Jurnalis · Jum'at 17 Februari 2017, 18:45 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 02 17 510 1621273 kemunculan-uap-panas-di-gunungkidul-disebut-hanya-fenomena-permukaan-tanah-otmPuyUos5.jpg Warga berkerumun di lokasi penemuan uap panas. (Foto: Markus Y)

YOGYAKARTA- Balai Pengembangan dan Penelitian Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta masih melakukan penelitian terkait fenomena uap dan panas yang terjadi di wilayah Gunungkidul.

"Tim dari geologi sedang turun ke lapangan, belum diketahui penyebab pasti," kata Kepala BPPTKG Yogyakarta, I Gusti Made Agung Nandaka saat dihubungi, Jumat (17/2/2017).

Meski lokasi berada tidak jauh dari gunung api purba Nglanggeran, pihaknya memastikan kemunculan uap panas itu tidak terkait aktivitas vulkanik. Sebab, aktivitas vulkanis di gunung berapi purba Nglanggeran sudah berhenti sejak jutaan tahun lalu. Selain itu, kedalaman keluarnya asap hanya dangkal.

"Kemarin saya melihat foto yang dikirimkan dan informasinya kedalaman keluarnya uap hanya sekitar 15 cm, itu fenomena permukaan," bebernya.

Made menduga keluarnya panas dan uap pelapukan batuan dan keluar gas metan. Namun untuk memastikan diperlukan penelitian lebih mendalam terkait fenomena tersebut.

"Beberapa tahun lalu pernah ada peristiwa yang sama, dan hanya berlangsung singkat. Tetapi untuk memastikan kita masih menunggu penelitian lebih lanjut," jelasnya. 

{Baca Juga: Warga Gunungkidul Digegerkan dengan Kemunculan Uap Panas dari Tanah]

Sebelumnya, pekarangan milik Trisno Wiyono di RT 2 RW 3 Dusun Kayen, Sampang, Kecamatan Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul, mengeluarkan uap dan panas sejak Kamis hingga saat ini. (sym)

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini