Image

Wow, Delapan Pusat Inovasi Akan DIbangun di UGM

Foto: Okezone

Foto: Okezone

JAKARTA - Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) dan Japan International Cooperation Agency (JICA) akan membangun delapan pusat inovasi di Universitas Gadjah Mada (UGM).

"Pembangunan delapan pusat unggulan ini melalui skema pinjaman dari JICA. Selain delapan pusat unggulan juga akan dibangun satu pusat pembelajaran dan satu pusat riset lapangan," ujar Dirjen Sumber Daya Iptek Dikti Kemristekdikti, Ali Ghufron Mukti, usai penandatanganan kerja sama di Jakarta, Jumat (17/2/2017).

Pembangunan pusat inovasi, unggulan, dan riset lapangan tersebut, dilakukan dengan pinjaman dari JICA sebesar USD71,627 juta.

Ghufron menjelaskan sebanyak sembilan pusat inovasi itu dibangun di kompleks UGM. Sementara satu, dibangun di Kulonprogo.

"Pembangunan ini akan dimulai pada Mei mendatang," katanya.

Berbagai pusat inovasi yang dibangun yakni pusat pembelajaran hukum, farmasi, pertanian, alat kesehatan dan lainnya.

Rektor UGM, Dwikorita Karnawati, mengatakan pembangunan tersebut tidak hanya sekedar membangun gedung, tetapi membangun daya saing dan kedaulatan bangsa.

"Melalui pusat inovasi ini, maka akan meningkatkan kualitas pembelajaran dan riset di UGM," katanya.

Ia menjelaskan hasil penelitian dari pusat inovasi itu akan diujicobakan di pusat riset lapangan.

"Contohnya alat-alat kesehatan kita banyak yang impor. Kita coba untuk membuat penelitian mengenai alat kesehatan melalui pusat inovasi dan diujicobakan di pusat riset lapangan. Produksi massal diharapkan akan menghasilkan produk berkualitas pula," harapnya.

(sus)
Live Streaming
Logo