Polisi Tahan 2 Warga Diduga Provokator Kericuhan di Mimika Papua

Saldi Hermanto, Okezone · Senin 20 Februari 2017 21:18 WIB
https: img.okezone.com content 2017 02 20 340 1623671 polisi-tahan-2-warga-diduga-provokator-kericuhan-di-mimika-papua-IFp8ctsJM8.jpg Foto: Ilustrasi

TIMIKA – Pihak Kepolisian Resor Mimika menahan dua orang warga yang diduga menjadi provokator dan menyebabkan kericuhan terjadi di Kwamki Narama, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua. Saat ini, kedua warga tersebut masih diamankan untuk selanjutnya dilakukan penyelidikan terkait kericuhan yang menyebabkan satu orang warga meninggal dunia.

“Ini masih kita penyidikan, tapi anggota sudah menangkap provokasi tadi, ada dua orang yang kita sudah amankan,” kata Kabagops Polres Mimika Kompol I Nyoman Punia, di Timika, Senin (20/2/2017).

Provokator yang dimaksudkan adalah mereka yang pada saat petugas kepolisian memediasi dua belah pihak guna menyelesaikan masalah perselingkuhan secara adat, mereka yang bersuara sehingga memancing warga lainnya dari kedua pihak saling serang.

“Dari belakang dan samping ada yang berteriak dan memancing kemarahan dari kedua pihak, dan jadilah insiden yang menyebabkan satu korban. Nah, sebetulnya masalah tadi sudah sepakat menerima, dari pihak pelaku akan menyerahkan dan korban menerima babi dan sejumlah uang,” jelas Kabagops.

Dari kericuhan yang terjadi, satu orang warga bernama Marthen Mom alias Ateng meninggal dunia akibat diterjang anak panah mengenai dada kiri tepat posisi jantung. Korban kemudian menghembuskan nafas terakhir setalah sempat dievakuasi petugas ke RSMM Caritas.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini