nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sebut Pilgub Aceh Cacat Hukum, Saksi Muzakkir-TA Khalid Walk Out dari Pleno

Rayful Mudassir, Jurnalis · Sabtu 25 Februari 2017 12:14 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 02 25 340 1627916 sebut-pilgub-aceh-cacat-hukum-saksi-muzakkir-ta-khalid-walk-out-dari-pleno-9wtzMThXZN.jpg Foto: Rayful Mudassir/Okezone

BANDA ACEH - Pelaksanaan rapat pleno rekapitulasi hasil penghitungan suara untuk Pilgub Aceh 2017 diwarnai protes dari saksi pasangan nomor urut 5. Mereka menganggap pleno dan pelaksanaan pemungutan suara 15 Februari lalu, cacat hukum.

Saat Ketua Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh, Ridwan Hadi hendak mempersilakan pembukaan kotak suara hasil rekapitulasi di Aceh Barat, saksi dari pasangan Muzakkir Manaf - TA Khalid langsung memohon instruksi.

"Telah terjadi kecurangan yang terstruktur, sistematis dan masif," kata Suadi Sulaiman, saksi paslon nomor urut lima tersebut di gedung DPR Aceh, Sabtu (25/2/2017).

Saksi menyebut bahwa Pilkada Aceh cacat hukum dan tidak sah. Mereka menganggap pelaksanaan pemilihan untuk gubernur dan wakil gubernur, walikota dan walikota dan bupati serta wakil bupati telah menyimpang dari aturan yang berlaku.

Dia mencontohkan adanya sebuah daerah yang di dalamnya terdapat 1.200 pemilih dan didirikan empat TPS. Menurutnya dalam aturan boleh didirikan dua TPS saja. Banyak TPS akan berpotensi terjadinya kecurangan. Ia juga menyebut pelanggaran turut dilakukan oleh penyelenggara pemilihan sendiri.

Menanggapi hal itu, Panwaslih Kabupaten Aceh Barat mengaku pihaknya memang menemukan adanya beberapa pelanggaran yang dimaksud, namun pengawas memastikan tidak ada pelaporan yang disampaikan oleh pihak keberatan kepada Panwaslih Aceh Barat.

"Memang ada (temuan pelanggaran) tapi tidak ada yang melapor," kata Panwaslih Aceh Barat.

Rapat pleno sempat diskor selama lima menit setelah Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Aceh melakukan koodinasi terlebih dahulu dengan Bawaslu RI. Setelah itu, Ketua Panwaslih Aceh Samsul Bahri menyatakan tetap dilanjutkan.

Meski begitu saksi paslon Muzakkir Manaf - TA Khalid tetap tidak menerima dilanjutkan rapat pleno hari ini. Mereka memilih walk out serta tidak menerima hasil dan rapat pleno yang menentukan pemenang Pilkada 2017 Aceh mendatang.

Saksi paslon Muzakkir Manaf - TA Khalid kemudian dipersilakan mengisi form DC2. Formulir tersebut diberikan untuk saksi bila ada kejadian khusus dan keberatan saksi. Meski begitu rapat pleno tetap dilanjutkan oleh KIP Aceh dan menyampaikan seluruh rekapitulasi 23 kabupaten/kota.

(ris)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini