Image

Terungkap! Uap Panas di Dusun Kayen Gunungkidul Bukan dari Magma

Markus Yuwono, Jurnalis · Rabu, 1 Maret 2017 - 04:30 WIB
Petugas sedang mengambil sampel uap panas (Foto: Markus Yuwono) Petugas sedang mengambil sampel uap panas (Foto: Markus Yuwono)

YOGYAKARTA - Teka-teki kemunculan uap panas di samping rumah Trisno Wiyono, Dusun Kayen, Desa Sampang, Kecamatan Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta, akhirnya terbongkar. Ternyata dari hasil penelitian Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta bukan aktivitas vulkanis.

"Hasil analisis di laboratorium baik sampel air maupun gasnya serta penyelidikan di lapangan menunjukkan bahwa semburan uap panas berasal dari air permukaan yang terpanaskan," kata Kepala BPPTKG Yogyakarta, I Gusti Made Agung Nandaka, Selasa 28 Februari 2017.

Pihaknya sudah melakukan penelitian dengan melakukan pengukuran suhu gas dan pengambilan air. Hasilnya, sampel uap panas sebagian besar terkandung air (H2O) sampai mencapai 70 persen, gas karbon dioksida (CO2) sebesar 5 persen, O2+Ar sebesar 5 persen dan juga has Nitrogen (N2) sebesar 20 persen.

Dijelaskannya, hasil kesimpulan bukan dari aktivitas vulkanik, namun akibat dari panas yang dihasilkan karena keliru dalam memasang arde listrik. "Panas dari listrik bersinggungan dengan air yang terkandung dalam tanah, sehingga menimbulkan uap," katanya.

Camat Gedangsari, Muhammad Setyawan Indriyanto mengatakan, jika kondisi di lokasi sudah berlangsung normal. Ia meminta kepada masyarakat untuk tidak khawatir atas semburan uap panas tersebut. "Pemilik rumah beserta warga setempat pun kembali beraktivitas seperti biasanya," katanya.

Kepala pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul, Budhi Harjo mengatakan, di wilayah Gunungkidul Peristiwa munculnya gas sebenarnya sudah pernah terjadi pada 2006. Di Bukit Boyo, Desa Ngalang, Kecamatan Gedangsari. Berlokasi jauh dari pemukiman peduduk, waktu itu muncul semburan gas di sejumlah titik. Bahkan, bau belerang di sekitar lokasi sangat menyengat. Namun, kondisinya berangsur normal.

(Ari)

  • TAG :

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming