Kapal Asing Diduga Mengeruk "Harta Karun" di Perairan Lamongan

Nurul Arifin, Okezone · Jum'at 03 Maret 2017 19:32 WIB
https: img.okezone.com content 2017 03 03 519 1633734 kapal-asing-diduga-mengeruk-harta-karun-di-perairan-lamongan-BiA3d9Nvbk.jpg Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf (Foto: Nurul/Okezone)

SURABAYA - Sebuah kapal asing sedang berlabuh di perairan Lamongan, tepatnya di dekat Pelabuhan Brondong-Sedayu Lawas. Kapal asing tersebut diduga sedang melakukan penyelaman di perairan untuk mencari harta karun kapal peninggalan zaman penjajahan Belanda.

Pernyataan ini diungkapkan oleh Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf usai acara diskusi bertemakan "Tenaga Kerja Asing: Peluang ataukah Tantangan?" yang diadakan Forum Jurnalis Ekonomi Bisnis Surabaya, di Surabaya.

"Ada laporan kapal asing itu ada tenaga kerja asing Mereka tugasnya diduga sedang mencari harta karun di bawah laut. Tapi ada juga informasi yang menyebutkan mereka sedang membersihkan bangkai kapal tenggelam di Alur Perairan Barat Surabaya (APBS)," kata pria yang akrab disapa Gus Ipul, Jumat (3/3/2017).

Menurut Gus Ipul, sejumlah pekerja di kapal tersebut hanya di lautan saja. Laporan ini, pernah masuk ke Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Lamongan kemudian dilakukan sidak hingga ke lokasi kapal tersebut. Dan ternyata perizinan kapal asing tersebut lengkap dan tidak ada masalah terkait perizinan.

"Izinnya lengkap. Dia tidak boleh turun ke darat. Ini yang saya ingin tahu lebih lanjut. Kondisi ini sudah dilaporkan ke Lamongan kemudian dilakukan sidak hingga ke dalam kapal, izinnya lengkap diketahui mereka menyelam mengambil harta karun," ujarnya.

Kata Gus Ipul, kapal asing tersebut sudah ada sejak satu bulan yang lalu. Namun, Gus Ipul tidak mengetahui secara pasti kapal asing tersebut berbendera negara mana. "Sekarang masih ada. Wong izinnya ada. Belum diketahui benderanya mana," pungkasnya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini