Image

HISTORIPEDIA: 10 Buronan Perdana Paling Dicari FBI

Silviana Dharma, Jurnalis · Selasa, 14 Maret 2017 - 06:02 WIB
Ilustrasi. Penjahat berbahaya dalam daftar pencarian FBI. (Foto: JS Online) Ilustrasi. Penjahat berbahaya dalam daftar pencarian FBI. (Foto: JS Online)

PADA 14 Maret 1950 Biro Investigasi Federal Amerika Serikat (FBI) untuk pertama kalinya merilis daftar pencarian penjahat paling bersejarah. Ada 10 pria. Mereka berasal dari berbagai kelas sosial, lintas profesi dan usia. Satu yang menyamakan mereka adalah keterlibatan dalam pembunuhan berdarah dingin, kabur dari jeratan hukum dan menjadi buronan paling berbahaya.

Direktur pertama FBI, J Edgar Hoover bekerja sama dengan sebuah stasiun televisi mengkreasikan program yang mampu menggerakkan masyarakat mencari para penjahat buron. Menurut ulasan, History, Selasa (14/3/2017), ada 10 nama yang dirilis diikuti dengan kisah-kisah kejahatan mereka yang keji.

Acara ini segera mendapatkan perhatian besar dari publik. Ratusan nama diajukan dari puluhan kantor kepolisian. Syaratnya jelas, para penjahat ini harus memiliki catatan kriminal yang panjang tetapi hukumannya tertunda karena dia kabur. Dia juga harus amat berbahaya. Setelahnya, nama-nama itu akan mendapatkan persetujuan akhir dari Direktur FBI yang menjabat.

“Ten Most Wanted Fugitives” sukses besar. Acara ini terus berlanjut hingga saat ini. Melansir Mirror, sejauh ini sudah ada 512 buronan yang sudah masuk dalam daftar tersebut. Namun baru 480 orang di antaranya yang berhasil ditangkap.

Siapa pun yang dapat menemukan para buronan akan diganjar hadiah uang tunai senilai USD100 ribu atau Rp1,3 miliar per orang. Berikut ini nama-nama perdana yang dimasukkan daftar Ten Most Wanted Fugitive 1950. Kebanyakan karena kasus pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan.

1. Thomas James Holden (tertangkap dalam waktu 1 tahun)

Dok. FBI

Nama Thomas James Holden masuk meja FBI pada 14 Maret 1950. Dia diburu karena menembak mati istrinya dan kedua saudara laki-lakinya. Ia membunuh mereka dalam keadaan mabuk pada 5 Juni 1949 di Chicago.

Selain itu, ia pernah didakwa merampok kereta api pos pada akhir 1920-an. Namun kabur dari penjara di Leavenworth pada 1930. Lalu tertangkap lagi oleh Agen khusus kepolisian di lapangan golf di Kansas City, Missouri pada 7 Juli 1932.

Berkat acara buronan paling dicari itu, pria yang sudah bebas dari penjara sejak 28 November 1947 itu berhasil ditangkap pada 23 Juni 1951 di Beaverton, Oregon. Seorang warga sipil yang membaca kisahnya dari surat kabar Oregonian menghubungi FBI.

1 / 3
  • TAG :

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming