Astaga! Beijing Mulai Pembangunan Baru di Laut China Selatan

Silviana Dharma, Okezone · Rabu 15 Maret 2017 12:29 WIB
https: img.okezone.com content 2017 03 15 18 1643213 astaga-beijing-mulai-pembangunan-baru-di-laut-china-selatan-JySWcKmbcH.jpg Citra satelit North Island, Laut China Selatan. (Foto: Gallo Images/Getty)

BEIJING – Sengketa Laut China Selatan belum selesai, Beijing sudah memulai pembangunan baru. Kegiatan tersebut terpantau berlangsung di gugusan pulau Paracel pada 6 Maret. Gambar yang diambil melalui satelit menangkap adanya pembukaan lahan baru. Kemungkinan untuk membangun pelabuhan terkait keperluan militer.

Melansir Time, Rabu (15/3/2017), citra satelit tersebut juga mengambil gambar yang menunjukkan ada tanda-tanda bahwa pemerintah China sedang melanjutkan pembangunan di LCS yang rusak akibat topan setahun lalu. Diduga, mereka bermaksud memperkuat kehadiran militernya di kawasan perdagangan vital di wilayah perairan tersebut.

Gambar-gambar tersebut disediakan oleh perusahaan satelit swasta, Planet Labs. Dalam laporannya, dikatakan bahwa pada Januari, satelit menangkap adanya aktivitas di dekat Pulau Pohon dan kawasan lain di gugusan pulau Paracel. Kawasan tersebut saat ini juga diperebutkan oleh Vietnam dan Taiwan.

Para pakar dan atase militer negara-negara yang bersitegang di LCS percaya bahwa pengerjaan itu juga menunjukkan tekad kuat China untuk membangun jaringan terumbu karang dan pulau buatan baru. Meskipun, itu artinya mereka mencari gara-gara dengan pemerintahan baru Amerika Serikat yang dipimpin Donald Trump.

“China jelas ingin mendominasi halaman belakangnya. Caranya provokatif. Kepulauan Paracel akan menjadi kawasan yang penting di masa depan dalam strategi Tiongkok menguasai Laut China Selatan. Kita bisa melihat mereka berkomitmen mengerahkan militernya, tak peduli retorika dari negara lain,” terang Carl Thayer, pengamat Laut China Selatan dari Akademi Pasukan Pertahanan Australia.

Sementara itu, ahli keamanan dari Universitas Lingnan di Hong Kong, Zhang Baohui, meyakini kalau China mengejar manfaat jangka panjang dengan memperkuat fasilitasnya di Kepulauan Paracel. Presiden Xi Jinping juga dipastikan sudah memperhitungkan segala langkah pemerintahan Trump yang mungkin di LCS.

“Ada juga ketidakpastian dengan pemerintahan baru AS di bawah Trump, tetapi pembangunan di Kepulauan Paracel itu sangat penting bagi China. Paracel berperan penting menjadi garda pertahanan Hainan, yang pada gilirannya, Hainan juga penting untuk menangkal serangan nuklir,” paparnya.

Mengenai perhitungan matang, Zhao yakin China sudah tahu kalau Trump justru tidak akan banyak campur tangan. Paling-paling yang marah hanya Vietnam saja.

Kementerian Pertahanan China berpendapat, pengerjaan ini berbeda dibanding pembangunan sebelumnya di Pulau Utara. “Hal yang harus ditekankan di sini adalah Kepulauan Xisha (nama mandarin Kepulauan Paracel) melekat sebagai wilayah kedaulatan China,” tegasnya.

(Sil)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini