Mantap! 1,3 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Perbatasan RI-Malaysia

Dina Prihatini, Okezone · Kamis 16 Maret 2017 13:25 WIB
https: img.okezone.com content 2017 03 16 340 1644268 mantap-1-3-juta-batang-rokok-ilegal-disita-di-perbatasan-ri-malaysia-pwtC0Ilo8c.jpg Ilustrasi (Okezone)

PONTIANAK - Bea Cukai Entikong menyita 1.314.400 batang rokok yang menggunakan pita cukai ilegal di Jalan Tumenggung Gergaji, Desa Balai Karangan, Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat. Dua pelaku yang membawa rokok itu ikut ditangkap.

Keduanya berinisial AT dan TDL, warga Singkawang, Kalimantan Barat. Rokok itu rencananya mau diedarkan di Kabupaten Sanggau, Sekadau, Sintang, dan Melawi, yang berada dekat perbatasan Republik Indonesia-Malaysia di Kalbar.

Kasi Penindakan dan Penyidikan (P2) Kantor Bea Cukai Entikong, Teddy Kusuma Wijaya mengatakan, perbuatan keduanya diduga melanggar Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2007 dengan ancaman hukuman denda sebesar dua kali nilai kerugian negara atas peredaran rokok tersebut. “Potensi kerugian negara di sini senilai Rp438.959.000,” katanya, Kamis (16/3/2017).

Rokok itu disita atas hasil pengembangan informasi yang diperoleh sejumlah pedagang di Sanggau. Petunjuk awal tersebut menginformasikan, rokok yang banyak beredar di Sanggau berasal dari distributor asal Pontianak dan Singkawang.

“Kami melakukan pengintaian selama tiga hari, dan Rabu kemarin kami mengamankan AT dan TDL ini saat akan menyuplai rokok di Kecamatan Sekayam. Mereka mengangkut rokok ini dengan mobil boks warna kuning bernomor polisi KB 9695 CH. Rokok ini produksinya di Pulau Jawa, kemudian dipasok ke Kalbar oleh distributor asal Singkawang,” ujar Teddy.

Petugas menyita 6.572 slop rokok dari mobil boks tersebut. "Merk Tabaco Orange 1.500 slop, 195 slop merk Confidence Pin dan Plus Nine 4.877 slop. Kesemuanya menggunakan pita cukai bukan peruntukan,” tambahnya.

Menurutnya, 1,3 juta rokok ilegal itu disita untuk mencegah kebocoran penerimaan negara.

“Saya harap masyarakat proaktif melaporkan kepada kami kalau menemukan rokok tanpa dilekati pita cukai atau rokok yang dilekati pita cukai tapi bukan peruntukannya. Kalau menemukan rokok-rokok yang seperti ini dipasaran, kami harap masyarakat tidak membelinya,” pungkasnya.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini