Image

Tunda Kuliah karena Kurang Biaya, Nita Justru Lulus dengan IPK Tertinggi

Foto: Dok UNY

Foto: Dok UNY

JAKARTA - Nita Lestari sempat putus asa lantaran tak bisa melanjutkan studi hingga ke jenjang perguruan tinggi. Bagi keluarganya, kuliah masih menjadi momok karena butuh biaya yang tidak sedikit.

Lulusan SMKN 1 Bantul itu sempat menunda kuliah selama setahun. Dia memilih bekerja sebagai staf admin di suatu kantor.

"Saat itu saya bekerja sebagai staf admin dari pukul 07.00 pagi dan pulang jam setengah sembilan malam, dengan istirahat dua kali. Sepulang bekerja saya kemudian belajar," tuturnya.

Nita menceritakan, selama setahun itu dia terus membujuk orangtuanya sembali memberi pengertian mengenai beasiswa. Usaha tersebut berbuah manis lantaran akhirnya gadis berhijab ini mengantongi izin kuliah dari orangtuanya.

Tak mau menyia-nyiakan kesempatan, Nita akhirnya diterima di Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Penerima bidikmisi ini dikenal sebagai sosok yang rajin, bahkan sudah mulai beraktivitas sebelum matahari terbit.

"Saya biasanya bangun jam 02.00 atau sebelum subuh untuk membaca-baca sedikit karena memang suasananya mendukung sekali. Jam 05.00 pagi sudah berangkat dari rumah di Badan, Panjangrejo, Bantul, dengan menggunakan bus. Pulangnya jam 5 sore, bisa dengan bus, atau dijemput bapak kalau sudah tidak ada transportasi umum," terangnya sebagaimana dikutip dari Laman UNY, Jumat (17/3/2017).

Perjuangan putri dari pasangan suami istri Marjiyo dan Tumiyem ini akhirnya membuahkan hasil yang membanggakan. Nita berhasil lulus dari pendidikan akuntansi dengan IPK mencapai 3,89. Perolehan ini sekaligus membawanya menjadi peraih IPK tertinggi di FE.

"Selain itu pengalaman lain saya adalah pernah mengajar les untuk anak-anak SD di dekat rumah," tukasnya.

(sus)
TAG : kuliah
Live Streaming
Logo