Image

Cerita KH Hasyim Muzadi dan Tukang Lampu

Nurul Arifin, Jurnalis · Jum'at, 17 Maret 2017 - 10:36 WIB
KH Hasyim Muzadi (foto: Okezone) KH Hasyim Muzadi (foto: Okezone)

SURABAYA - Dalam setiap mengisi ceramah atau pidato Mantan Ketua Umum PBNU Hasyim Muzadi sering melontarkan joke-joke segar. Hal itu dilakukan untuk memecahkan suasana untuk menjadi segar kembali. Salah satu joke-nya adalah cerita Kiai Hasyim yang dibohongi tukang lampu.

Joke ini dilontarkan oleh Kiai Hasyim sewaktu masih menjabat sebagai Ketua PBNU. Sebelum masuk kedalam materi Joke-nya, Kiai Hasyim bercerita bahwa di Jepang sangat mengamalkan akhlak-akhlak Islam di Indonesia. Di Jepang jika ada yang memalsukan pasti langsung ditutup usahanya.

"Sementara di Indonesia ketika kita keliru terus, beli buah-buahan katanya manis tapi nyatanya kecut. Sementara tukang buah masih bisa berkilah. sampean cuma beli 2 Kg saja rewel, sedangkan saya 2 keranjang enggak protes,” kata pak Hasyim menirukan perkataan tukang buah.

Ada pengalaman menarik, Pak Hasyim bercerita membeli lampu di Jalan Surabaya. “Saya beli di Jalan Surabaya itu lampu yang kuno (antik) harganya mahal Rp2,5 juta, nah kalau yang baru itu cuma seharga Rp650 ribu.”

“Saya bilang, saya minta yang kuno pak, oh iya pak haji ini tinggal satu yang kuno, setelah diberikan pada saya ternyata kok lampu baru, keliatan sekali kan itu baru cetakan,” cerita Pak Hasyim.

Lho ini kan baru pak, bukan kuno,” ujar Pak Hasyim pada penjual lampu.

“Haduh sampean ini kok rewel, sampean biarkan saja nanti lama-lama kuno sendiri,” jawab Tukang lampu dengan enteng.

“Mati aku,” kata Pak Hasyim. “Wah, ini orang belum tau siapa yang beli ini, akhirnya saya bayar Rp650 ribu,” kata Pak Hasyim cerita ke hadirin.

“Lho pak haji kurang ini uangnya,” kata tukang lampu. “Ya nanti sisanya kalau sudah kuno,” jawab Pak Hasyim.

Percapakan dengan tukang lampu pun berlanjut. “Lho bapak dari Sidoarjo?” tanya tukang lampu. “Bukan, saya dari Malang,” timpal Pak Hasyim.

“Malang mana?” tanya tukang lampu lagi. “Itu kan di Malang ada Pondok Pesantren Al-Hikam, nah itu pondok saya,” jawab Pak Hasyim. “Waduh, bapak ini Hasyim Muzadi toh, kenapa bapak enggak bilang, bisa kualat saya,” kata tukang lampu.

"Haduh, haduh… ini orang ini takut sama Alloh atau sama Hasyim Muzadi ini?” kata Pak Hasyim.

Sontak saja dengan joke segar ini, para hadirin langsung tertawa. Setelah suasana kembali segar, Kiai Hasyim kembali meneruskan pidatonya dengan meteri yang serius.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming