facebook pixel

TOP AUTOS OF THE WEEK: Heboh Motor Listrik Roda 3 'Tiger'

Motor listrik tiga roda (Foto: Okezone)

Motor listrik tiga roda (Foto: Okezone)

JAKARTA - Baru-baru ini media sosial diramaikan oleh foto seorang perempuan berjilbab tengah mengendarai motor roda tiga di jalan di Solo, Jawa Tengah. Perempuan itu diketahui bernama Dwi Ari Sutanti, warga Ngoresan, Jebres, Solo. Motor yang dikendarainya itu rupanya menggunakan tenaga listrik.

Saat Okezone temui di kediamannya, Dwi mengatakan telah membeli kendaraan listrik bernama Motec R3 (Mobil Tiger Electric Roda Tiga) itu sejak delapan bulan lalu.

Ia sama sekali tak bisa mengemudikan sepeda motor apalagi mobil. Awal dirinya memutuskan membeli Motec R3 adalah karena ingin bisa mengemudikan kendaraan.

"Saya naik motor atau mobil itu tidak bisa. Tapi saya pengin sekali bisa naik kendaraan. Terus, dua tahun lalu, saya beli mobil matik. Tapi biar sudah berulang kali mencoba, saya pun tak lihai-lihai mengendarainya. Saya takut," papar Dwi.

Okezone juga sempat mengunjungi salah satu toko di Surabaya yang menjual Motec R3. Rupanya motor yang dilengkapi kabin layaknya mobil ini merupakan buatan China yang kemudian dirakit oleh penjualnya di Surabaya, tepatnya di Kawasan Rungkut Industri.

Tanto, pemilik Toko Sekar Mulya distributor Motec 3, mengatakan pihaknya memang mempekerjakan beberapa orang untuk merakit sepeda motor tersebut. Usaha perakitan ini sudah dilakukan sejak dua tahun silam.

"Sebenarnya sudah lama perakitan sepeda motor itu. Kemarin saja baru booming setelah ada yang upload di media sosial," kata Tanto.

Setelah selesai dirakit, kendaraan di-display di kawasan Pasar Turi. Sehingga, para konsumen yang ingin membeli bisa langsung datang ke tokonya.

Tanto sendiri mengaku tidak banyak mengekspos hasil rakitannya ke media. Sebab, proses penjualannya pun bergantung dari permintaan konsumen. Meski demikian, permintaan sepeda motor roda tiga Tiger tipe Motec R3 ini sangat diminati di pasaran. Buktinya, pada bulan ini, perusahaan telah merakit 10 unit dan sudah terjual dengan harga rata-rata Rp32,5 juta.

"Kami hanya merakit saja bukan produksi. Semua komponennya impor. Ini kan sudah habis, rencananya akan melakukan impor lagi," ujarnya.

Untuk wilayah Surabaya sendiri, lajutnya, permintaannya cukup sedikit. Sehingga hasil rakitannya ini banyak dijual di luar Kota Surabaya. Bahkan juga di luar Pulau Jawa, seperti Makassar, Banjarmasin, Timika, dan NTB.

Rupanya Motec R3 tidak memiliki surat tanda nomor kendaraan (STNK) layaknya motor pada umunya. Selain itu motor ini juga tidak dilengkapi dengan garansi.

"Tidak ada garansi yang diberikan, kami hanya menjualnya. Namun selama ini belum pernah ada yang komplain masalah kerusakan pada Motec R3," jelas Sajid, seorang mekanik.

Ia menambahkan, selama ini aki dan motor listrik yang berdaya 1 kW tidak ada yang mengalami kerusakan, meski diakuinya motor tersebut sudah digunakan sejak dua tahun lalu. Kemudian, aki sebagai sumber baterainya pun belum pernah ganti.

Meski tidak bisa berjalan cepat, hanya 40 kilometer per jam, motor listrik Motec R3 bisa berjalan dengan mudah di segala kondisi jalan. Motor listrik ini juga bisa digunakan untuk kondisi jalan yang menanjak, namun tidak yang terlalu ekstrem. Motec R3 juga aman digunakan saat kondisi hujan. (san)

(ton)
TAG : TOP heboh
​