Image

Aksi Pria yang Ditembak Mati di Bandara Paris Dipengaruhi Alkohol

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Senin, 20 Maret 2017 - 07:22 WIB
Pria yang ditembak mati di Bandara Orly, Ziyed Ben Belgacem (Foto: Sky News) Pria yang ditembak mati di Bandara Orly, Ziyed Ben Belgacem (Foto: Sky News)

PARIS – Otopsi terhadap jenazah pria yang ditembak mati di Bandara Orly, Paris, Prancis, selesai dilakukan otoritas setempat. Pria yang teridentifikasi bernama Ziyed Ben Belgacem itu ditembak mati karena mencoba merebut senjata salah seorang tentara.

Pria berusia 39 tahun itu sempat menelefon ayahnya setelah serangan pertama. Kala itu, Ziyed menembak polisi dengan peluru karet dan kabur menggunakan mobil curian ke Bandara Orly. Ayah Ziyed mengaku putranya tidak asing dengan dunia kriminal serta dikenal sebagai pemabuk.

Diwartakan Sky News, Senin (20/3/2017), Ziyed diduga menjalankan aksinya di bawah pengaruh alkohol. Dugaan tersebut terkonfirmasi dari hasil otopsi. Uji toksikologi menunjukkan kadar alkohol dalam darah Ziyed berada pada 0,93 gram per liter serta ditemukan pengaruh ganja dan kokain.

Jaksa Francois Molins menyebut Ziyed Ben Belgacem memiliki catatan kriminal meliputi perampokan bersenjatan dan kepemilikan obat-obatan terlarang sehingga sering keluar masuk penjara. Ia menduga Ziyed menjadi radikal selama mendekam di penjara dan terus diawasi oleh polisi.

Agen intelijen pun menggeledah seisi rumahnya yang terletak di Garges-les-Gonesse, sebelah utara Paris, untuk mencari bukt keterlibatan dengan organisasi radikal. Akan tetapi, polisi tidak berhasil menemukan bukti apa pun. Demi kepentingan penyelidikan, polisi menahan ayah, saudara laki-laki, dan sepupu Ziyed, untuk dimintai keterangan.

(war)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming