Image

Mantap! Anies-Sandi Dinilai Mampu Penuhi Poin-Poin dalam Kontrak Politik dengan Perindo

Lina Fitria, Jurnalis · Selasa, 21 Maret 2017 - 12:29 WIB
Kontrak politik Partai Perindo dengan Anies-Sandi. (Foto: @Hary_Tanoe) Kontrak politik Partai Perindo dengan Anies-Sandi. (Foto: @Hary_Tanoe)

JAKARTA – Calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan-Sandiaga Uno dinilai sudah memenuhi poin-poin dalam kontrak politik dengan Partai Perindo.

"Anies-Sandi itu di tiap-tiap poin sudah mewakili sesuai dengan kontrak politik yang dibuat Partai Perindo," ucap Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Ferry Juliantono saat dihubungi Okezone, Jakarta, Selasa (21/3/2017).

Poin pertama dalam kontrak politik tersebut berbunyi menjadi pemimpin dan milik seluruh warga Jakarta tanpa membedakan suku, ras, agama, latar belakang dan status sosial, serta selalu bersikap adil dan jujur. Ia pun menegaskan, paslon nomor urut 3 tersebut akan menjadi gubernur untuk seluruh masyarakat Ibu Kota.

"Dari Anies-Sandi sudah pasti mereka setelah menjadi gubernur ya menjadi kepala buat seluruh warganya, pejabat untuk seluruh warganya," tuturnya.

Ferry mengisyaratkan Anies-Sandi tidak akan membedakan warganya, tak seperti pemimpin sebelumnya, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat. "Kalau menjadi kepala daerah, harus menjadi kepala daerah semuanya, tidak membeda-bedakan," ungkapnya.

Sekadar diketahui, pada 14 Maret 2017 Partai Perindo mendeklarasikan dukungan untuk pasangan Anies-Sandi pada Pilgub DKI putaran kedua. Pada deklarasi tersebut, ditandatangani pula kontrak politik di antara Perindo dengan pasangan yang diusung Gerindra dan PKS tersebut. Berikut isi kontrak politik antara Perindo dengan Anies-Sandi.

1. Menjadi pemimpin dan milik seluruh warga Jakarta tanpa membedakan suku, ras, agama, latar belakang, dan status sosial, serta selalu bersikap adil dan jujur.

2. Menerapkan Pancasila dalam arti yang benar sebagai pijakan dalam memimpin Kota Jakarta.

3. Berpihak kepada rakyat kecil agar dapat tumbuh kesejahteraan, pendidikan, dan ketrampilannya sehingga kesenjangan sosial di Kota Jakarta dapat diperkecil serta mempercepat Jakarta menjadi Jakarta yang maju. Hal ini dilakukan dengan tetap mendorong kelompok masyarakat yang sudah mapan tetap tumbuh berkembang dengan memberikan kepastian hukum dan transparansi aturan.

4. Mampu mengatasi dan memberantas kejahatan narkoba, kejahatan korupsi, dan kejahatan umum lainnya, serta menegakkan hukum dengan benar.

5. Mampu melakukan penataan Jakarta yang asri, bersih, dan sehat, serta mengatasi banjir dan kemacetan.

6. Mampu mengayomi masyarakat Jakarta dengan menciptakan suasana yang aman, penuh kepastian, tenteram, damai, bertoleransi, beretika, dan beradab.

(erh)

  • TAG :

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming