Image

Awas! Warga DKI Jangan Terpancing Isu Jatuhkan Anies-Sandi

Achmad Fardiansyah , Jurnalis · Selasa, 21 Maret 2017 - 16:24 WIB
Anies-Sandi (Foto: Okezone) Anies-Sandi (Foto: Okezone)

JAKARTA - Tim advokasi pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Anies Rasyid Baswedan- Sandiaga Salahuddin Uno, Yupen Hadi meminta masyarakat tidak terpancing isu yang menyudutkan pasangan nomor urut tiga itu.

Seperti beredarnya kontrak politik palsu, yang menyebutkan Anies-Sandi akan menerapkan syariat Islam jika menangkan Pilkada DKI. Padahal, itu tidak benar sama sekali dan merupakan kampanye hitam.

"Kita aja bisa mengimbau kepada masyarakat supaya jangan terpancing dengan isu-isu seperti formulir dukungan Anies Sandi," katanya kepada Okezone, Selasa (21/3/2017).

Menurut Yupen, tim pemenangan tidak pernah mengeluarkan formulir dukungan terhadap Anies - Sandi atau pun fitnah-fitnah lainnya yang sengaja untuk menjatuhkan lawan.

"Kita Anies-Sandi tidak pernah maupun relawan menggunakan pola-pola itu apalagi ada satu brosur yang beredar yang dilengkapi logo Anies- Sandi," bebernya.

Ia pun merasa heran, meski sudah melaporkan kepada pihak yang berwajib, aksi fitnah semacam itu justru malah tumbuh subur.

"Kita sidah lapor, tapi jujur hingga saat ini kita belum tahu siapa pelakunya. Ini seperti kucing-kucingan, dilaporkan malah terus ada lagi," ucapnya.

Yupen menilai, pola yang digunakan para pelaku terlihat sama. "Coba deh dilihat polanya sama saja menyudutkan dengan cara ke-Islaman yang seperti itulah, tidak Bhineka, padahal Anies- Sandi itu dengan kebangsaan kita, tidak mengkotak-kotakan kita enggak mau menyudutkan," tutupnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming