Image

Nelayan Papua Diminta Waspadai Gelombang Tinggi saat Melaut

Agregasi Antara, Jurnalis · Selasa, 21 Maret 2017 - 13:30 WIB
Ilustrasi Ilustrasi

BIAK - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) kelas 1 Biak mengingatkan nelayan tradisional di pantai Utara Papua untuk mewaspadai tinggi gelombang air laut mencapai 3,5 hingga 4 meter hingga beberapa hari ke depan.

"Jika ingin melaut diminta memperhatikan faktor cuaca dan perubahan gelombang pasang karena bisa terjadi perubahan setiap waktu," ujar Kepala BMKG kelas 1 Bandara Frans Kaisiepo Luwi Agung Prajasa di Biak, Selasa (21/3/2017).

Ia mengakui, dalam ramalan cuaca di Pantai Utara Papua keadaan cuaca akan panas dan memengaruhi tinggi gelombang air laut. Kepada nelayan tradisional Papua yang menggunakan motor laut, lanjut Agung, diminta memerhatikan faktor perubahan cuaca sehingga dapat mendukung kegiatan melaut mencari ikan di laut.

"Hinggga beberapa hari ke depan cuaca Biak akan panas dan gelombang air laut tinggi sehingga dibutuhkan kesiapsiagaan mencegah terjadinya bencana," ucap Kepala BMKG Biak Agung Prajasa menanggapi perubahan iklim.

Agung Prajasa berharap, adanya sarana komunikasi yang harus dibawa para nelayan yang mengarungi laut untuk mencari ikan. "Faktor cuaca yang begitu cepat mempengaruhi terjadinya perubahan alam," ungkap Kepala BMKG Luwi Agung Prajasa.

Hingga Selasa pukul 14.00 situasi cuaca kota Biak tampak panas dan kelembaban udara mencapai 60%-70%.

(ran)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming